Connect With Us

Biadab! Ayah di Ciputat Tangsel Banting Balita hingga Tewas Gegara Terus Menangis

Yanto | Sabtu, 26 Juli 2025 | 20:22

Ilustrasi kekerasan anak. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang ayah membanting anak kandungnya sendiri hingga tewas di kawasan Jalan Jombang Raya, Kampung Gunung, Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Peristiwa tragis ini terjadi di apotek tempat ibu korban bekerja pada Jumat 25 Juli 2025, sekira pukul 09.00 WIB. Korban berinisial MA yang masih berusia 4 tahun dikabarkan mengalami luka parah setelah dibanting oleh sang ayah, AAY, 26.

Menurut keterangan keluarga korban, pelaku diduga emosi karena putranya terus menangis dan ditambah masalah rumah tangga. Dalam kondisi marah, pelaku kemudian membanting anaknya ke lantai tanpa pikir panjang.

"Ini pelaku ayahnya sendiri, tempramen terkadang melakukan KDRT kepada istrinya sendiri, apalagi anak ini di bunuh dengan cara dibanting," ujar Kompol Bambang Askar Sodiq, Kapolsek Ciputat Timur, Sabtu 26 Juli 2205.

Setelah kejadian, ibu korban berinisial FE, 25 berteriak histeris dan meminta bantuan warga. Korban segera dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong akibat luka berat di bagian kepala.

"Padahal anaknya ini besok tanggal 27 Juli 2025 ulang tahun yang ke 4 tahun. Saat mendengar cerita dari ibu korban, ayahnya ini ternyata kerap menyiksa anaknya dengan cara dimasukkan ke dalam boks kulkas," tambah Bambang.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku. Saat ini pelaku telah ditahan di Polres Tangsel untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Bambang menyatakan, pelaku terancam dijerat Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Kami masih mendalami motif dan kondisi psikologis pelaku. Namun tindakan kekerasan seperti ini tidak bisa dibenarkan dalam bentuk apapun," tegas Bambang.

Kejadian ini juga membuat geger warga sekitar. Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang dan meminta aparat menindak tegas pelaku KDRT, terlebih yang menyasar anak-anak.

"Kami himbau kepada masyarakat sekitar hukum Polsek Ciputat Timur, untuk selalu menghubungi nomor 110 bila terjadi sesuatu di sekitar rumahnya dan usahakan selalu peka dalam kondisi apapun," tutup Bambang.

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

SPORT
Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

BANTEN
Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Cegah Anak Muda Tawuran, Wagub Banten Minta Pertandingan Tinju Diperbanyak

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:23

Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Banten untuk memperbanyak pertandingan, eksibisi, atau festival tinju.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill