Connect With Us

Tingkatkan Kompetensi Guru, Pemkot Tangerang Beri Pelatihan Penggunaan Aplikasi

Advertorial | Senin, 14 November 2022 | 21:28

Pelatihan penggunaan aplikasi bagi guru yang digelar Pemkot Tangerang. (Humas Pemkot Tangerang / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar pelatihan pembuatan penggunaan aplikasi penunjang pembelajaran berbasis proyek dan pelatihan implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila bagi guru SD & SMP di lingkup Pemerintahan Kota Tangerang di Gedung Semeru, Sawangan Depok, Senin, 14 November 2022. 

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman mengingatkan bahwa guru berkewajiban untuk terus mengembangkan kemampuan agar dapat membentuk peserta didik sebagai individu yang memiliki pengetahuan luas serta dapat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di lingkungan sosial.

"Seiring perkembangan ilmu dan teknologi, guru wajib untuk terus mengembangkan kemampuannya agar dapat membentuk peserta didik yang aktif dan mudah beradaptasi," terang Herman dalam acara yang digelar bekerja sama dengan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis & Pariwisata Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI).

Herman mengungkapkan generasi muda saat ini harus bisa mengisi era 4.0 dengan maksimal dan tidak terpengaruh oleh arus dari luar sehingga terus tanamkan nilai-nilai Pancasila.

"Tanamkan selalu nilai-nilai Pancasila sejak dini kepada peserta didik agar tak terpengaruh arus dari luar," ungkap Herman. 

BACA JUGA: Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang Angkat Bicara terkait Kinerja ASN yang Disemprot Arief

Herman berharap dari pelatihan ini dapat memunculkan karakter para guru yang profesional, kreatif dan inovatif dalam menjawab tantangan pembangunan ke depannya.

"Saya harap dari pelatihan ini dapat memunculkan karakter guru yang profesional untuk menjawab tantangan pembangunan ke depannya," harap Herman kepada 110 peserta dari guru SD dan SMP se-Kota Tangerang. 

Kepala BBPPMPV Bisnis & Pariwisata Kemendikbudristek RI, Sabli, mengungkapkan kegiatan ini akan berlangsung dari 14 hingga 18 November 2022 dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam merancang konsep pembelajaran yang berpihak kepada siswa serta dapat membentuk karakter siswa melalui enam ciri utama profil pelajar Pancasila.

"Tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan guru serta dapat membantu pembentukan budi pekerti siswa melalui enam ciri profil pelajar Pancasila yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME serta berakhlak mulia, mandiri, gotong royong, berkebhinekaan global, bernalar kritis dan kreatif," tukas Sabli.

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill