Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com- TikTok merupakan aplikasi berbagi video pendek yang saat ini sangat digandrungi oleh berbagai kalangan.
Banyak para kreator yang terlahir dari aplikasi ini dengan konten-konten video TikTok yang menarik dan unik.
Ada kalanya para pengguna ingin download konten-konten dari para kreator TikTok.
Namun, TikTok memiliki fitur otomatis yang akan memasangkan watermark pada video-video milik para kreatornya jika di download.
Watermark tersebut seringkali dianggap mengganggu bagi para pengguna yang download video TikTok.
Berikut tiga cara mudah untuk download video TikTok tanpa Watermark.
SnapTik
SnapTik merupakan platform paling populer yang digunakan untuk download video TikTok, selain tersedia dalam bentuk situs, SnapTik juga tersedia di aplikasi yabg dapat diunduh di Google Play Store.
Tikmate
Pada dasarnya, penggunaan situs Tikmate sama persis dengan SnapTik.
Namun, Tikmate hanya tersedia dalam versi situs.
SssTik.io
Sama seperti sebelumnya, cara untuk mendownload video TikTok menggunakan situ SssTik.io pun serupa.
Demikian tiga cara mudah untuk download video TikTok, hendaknya video yang didownload hanya dijadikan konsumsi pribadi.
Apabila ingin menyebarkan kembali video tersebut, disarankan untuk meminta izin terlebih dahulu kepada pemilik dari video yang bersangkutan sebagai bentuk menghargai terhadap para konten kreator.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGSatuan Reserse Kriminal Polres Cianjur, membongkar markas pengoperasian judi online (judol) terselubung yang berlokasi di sebuah vila di Desa Cibadak, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), Kamis 15 Oktober 2026.
Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews