Connect With Us

Penting, Ini 4 Sparepart Mobil yang Wajib Rutin Diganti

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 23 Agustus 2024 | 11:22

Ilustrasi service mobil (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Merawat kondisi mesin dan komponen mobil merupakan hal yang krusial untuk memastikan performa kendaraan tetap optimal dan umur pakai yang panjang. 

Salah satu langkah penting dalam perawatan mobil adalah mengganti sparepart secara rutin sesuai dengan jadwal yang direkomendasikan. 

Berikut ini adalah empat komponen mobil yang wajib diganti secara berkala agar kendaraan tetap dalam kondisi prima menurut marketplace asuransi Lifepal.co.id, Jumat, 23 Agustus 2024.

1. Filter Udara

Filter udara berfungsi menyaring debu dan kotoran dari udara yang masuk ke mesin, sehingga proses pembakaran berjalan efisien. Jika filter udara kotor atau tersumbat, aliran udara ke mesin akan terganggu, menyebabkan penurunan performa dan peningkatan konsumsi bahan bakar. 

Disarankan untuk mengganti filter udara setiap 10.000 hingga 15.000 kilometer atau sesuai rekomendasi pabrikan mobil Anda.

2. Oli Mesin

Oli mesin berperan penting dalam melumasi komponen-komponen mesin, mengurangi gesekan, dan mencegah keausan dini. Penggantian oli secara teratur membantu menjaga kinerja mesin dan mencegah overheat serta kerusakan serius. 

Umumnya, oli mesin perlu diganti setiap 5.000 hingga 10.000 kilometer, tergantung jenis oli dan anjuran dari produsen kendaraan.

3. Kampas Rem

Kampas rem adalah komponen vital yang mempengaruhi keselamatan berkendara. Kampas rem yang sudah menipis atau aus dapat mengurangi efektivitas pengereman dan meningkatkan risiko kecelakaan. 

Pemeriksaan dan penggantian kampas rem sebaiknya dilakukan setiap 20.000 hingga 30.000 kilometer, namun interval ini bisa berbeda berdasarkan pola berkendara dan kondisi jalan yang dilalui.

4. Timing Belt

Timing belt berfungsi mengatur sinkronisasi gerakan antara poros engkol dan poros nok, memastikan mesin berjalan dengan lancar. Jika timing belt putus atau aus, dapat menyebabkan kerusakan serius pada mesin. 

Penggantian timing belt biasanya dilakukan setiap 60.000 hingga 100.000 kilometer, sesuai petunjuk dari pabrikan kendaraan.

Manfaat Rutin Mengganti Sparepart Mobil

Melakukan penggantian spare part secara rutin memberikan berbagai manfaat, antara lain:

  • Meningkatkan Performa Kendaraan: Komponen yang terawat memastikan mobil berjalan dengan lancar dan responsif.
  • Menjaga Keamanan Berkendara: Sparepart yang dalam kondisi baik mengurangi risiko kecelakaan akibat kegagalan fungsi komponen.
  • Menghemat Biaya Perbaikan: Penggantian komponen secara teratur mencegah kerusakan lebih parah yang memerlukan biaya perbaikan besar.
  • Mempertahankan Nilai Jual Mobil: Mobil yang terawat dengan baik memiliki nilai jual yang lebih tinggi di pasaran.
BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

BANTEN
Tangani Cedera Kecelakaan Kerja, Bethsaia Hospital Serang Hadirkan Trauma dan Orthopedic Center

Tangani Cedera Kecelakaan Kerja, Bethsaia Hospital Serang Hadirkan Trauma dan Orthopedic Center

Rabu, 11 Februari 2026 | 16:20

Perkembangan kawasan industri di Serang, Cilegon, dan sekitarnya mendorong meningkatnya aktivitas kerja serta mobilitas masyarakat setiap hari.

KAB. TANGERANG
Dianggap Mampu, Kemensos Nonaktifkan 95.000 PBI BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang

Dianggap Mampu, Kemensos Nonaktifkan 95.000 PBI BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:48

Kementerian Sosial menonaktifkan sebanyak 95.000 peserta BPJS Kesehatan program Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill