Connect With Us

Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Naik Status Jadi Kantor Pelayanan Utama

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 15 April 2015 | 20:49

Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta (Sumber kanalsatu.com/Google / TangerangNews)

TANGERANG-Kementerian Keuangan menaikkan status Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBD) Tipe Madya Pabean Bandara Soekarno-Hatta, dari tingkat Eselon III menjadi Kantor Pelayanan Utama (KPU) atau setingkat Eselon II.

 

Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro peningkatan status tersebut belaku mulai 1 Juli 2015. Ini dilakukan mengingat banyaknya upaya penyelundupan narkotika dari luar negeri ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.

 

“Dalam rangka reformasi kelembagaan di lingkungan Kementerian Keuangan jadi kita naikkan    statusnya,”  ujarnya, saat jumpa pers pengungkapan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 15,8 Kg di Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Rabu (15/4).

 

Menurut Bambang, makin tingginya volume transportasi udara dari segi penumpang dan barang, dirasa perlu untuk menjaga Bandara terutama dari peredaran narkoba.

 

“Hal ini dilakukan dengan upaya pelatihan untuk pegawai Bea Cukai dari segi transportasi. Selain itu juga dengan adanya dukungan dari anjing pelacak serta melakukan analisis intelijen," jelasnya.

 

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Agung Kuswandono mengatakan dengan peningkatan status Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta maka kewenangannya semakin luas dalam hal managemen dan pengawasan. Ini mengimbangi penambahan terminal Bandara Soekarno-Hatta.

 

“Jadi atasannya tingkat direktur. Sama  seperti Kantor Pelayanan Utama (KPU) Tanjung Priok dan Batam. Ini untuk menjawab tantangan pencegahan narkoba,” katanya.

 

Menurut Agung, pihaknya sedang sedang menyusun organsiasinya. Dengan bertambahnya status, berarti KPU Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta juga membutuhkan pegawai Eselon III dan IV yang baru. “Saat ini sedang dalam penggodokan. Mudah-mudahan mulai bulan Juli sudah punya aparat yang lengkap,” paparnya.

 

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BISNIS
Rupiah Melemah ke Rp17.400 per Dolar AS, Bank Indonesia Bakal Lakukan Intervensi

Rupiah Melemah ke Rp17.400 per Dolar AS, Bank Indonesia Bakal Lakukan Intervensi

Selasa, 5 Mei 2026 | 18:14

Bank Indonesia buka suara setelah nilai tukar rupiah menyentuh kisaran Rp17.400 per dolar AS, salah satu level terlemah di tengah tekanan global.

PROPERTI
Permintaan Rumah Super Mewah di BSD Masih Tinggi, Hunian Rp89 Miliar Ludes Terjual

Permintaan Rumah Super Mewah di BSD Masih Tinggi, Hunian Rp89 Miliar Ludes Terjual

Selasa, 5 Mei 2026 | 16:47

Meski dibanderol dengan harga fantastis, minat dan kebutuhan akan produk hunian mewah saat ini masih menjadi incaran masyarakat super high-end.

TANGSEL
Polisi Ringkus Pelaku Penusuk Lansia saat Asuh Cucu di Pondok Aren, Diduga Dendam Kerap Digosipkan

Polisi Ringkus Pelaku Penusuk Lansia saat Asuh Cucu di Pondok Aren, Diduga Dendam Kerap Digosipkan

Selasa, 5 Mei 2026 | 14:40

Pelaku penusukan seorang lansia di Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Minggu 3 Mei 2026, ditangkap aparat Kepolisian.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill