Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNews.com–Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menyatakan kesiapannya untuk proses perpindahan operasional penerbangan ke Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang yang akan dilakukan secara bertahap, mengingat saat ini terminal baru tersebut masih menunggu hasil verifikasi final dan persetujuan operasional dari Kementerian Perhubungan RI.
VP Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny S. Butarbutar mengatakan, proses perpindahan operasional penerbangan ke Terminal 3 Ultimate akan dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan kesiapan dari segala aspek, termasuk aspek keamanan dan kenyamanan penumpang yang menjadi prioritas utama dalam operasional penerbangan.
“Kami menghendaki dengan perpindahan ini, operasional penerbangan tetap sesuai dengan standar yang ada, baik dari segi keamanan maupun kelancaran pelayanan penumpang” tambah Benny.
Benny menambahkan bahwa persetujuan atau verifikasi final dari Kementerian Perhubungan merupakan hal yang mandatory dimana Kemenhub sebagai regulator memastikan seluruh aturan dalam aspek safety dan security penerbangan tetap terpenuhi, sejalan dengan prinsip Garuda yang juga mengedepankan aspek safety dan security dalam operasional penerbangannya.
Hingga saat ini, Garuda Indonesia melayani rata-rata 175 penerbangan setiap harinya di Bandara Soekarno-Hatta, dari total lebih dari 600 penerbangan Garuda Indonesia domestik dan internasional setiap harinya.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGAplikasi by.U menjadi pusat pengelolaan layanan yang bisa kamu akses langsung dari perangkat mobile. Dari satu aplikasi, kamu dapat mengecek kuota, melakukan pembelian, melihat promo, mengumpulkan uCoin, dan mencari hiburan ketika sedang senggang.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kasus pembunuhan tragis akibat masalah utang piutang terjadi di Jalan Irigasi, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews