Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan
Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35
Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
TANGERANGNEWS.com-Penipuan yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan PT Angkasa Pura II (Persero) kembali marak. Kali ini modus operandi pelaku berupa pengiriman paket berupa uang, barang atau hadiah dari luar Negeri. Hal itu diungkapkan, Branch Communication Manager, Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta, Dewandono Prasetyo Nugroho, Senin (15/5/2017).
Korban awalnya terjerat melalui perkenalan media sosial yang dikirim para penipu. Tak segan mereka sering menyebut bekerja di PT Angkasa Pura II dan paket yang dikirim terhenti di gudang kargo.
"Pelaku menyampaikan kepada korbannya telah mengirimkan barang, uang atau hadiah dari luar Negeri. Namun, paket tertahan digudang kargo karena ada masalah administrasi," katanya.
Atas dasar ini, pelaku lalu meminta korban untuk mengirimkan sejumlah uang ke rekening yang sudah mereka persiapkan agar barang dapat segera sampai ke tangan korban.
Untuk meyakinkan calon korbannya, mereka juga menyertakan nama perusahaan ekspedisi fiktif.
"PT Angkasa Pura II, melalui Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta menyampaikan kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap modus operandi ini. Jika ada pihak yang mengaku sebagai karyawan PT Angkasa Pura II dan meminta mentransfer sejumlah uang ke rekening pribadi, maka dapat dipastikan bahwa hal tersebut adalah penipuan," terangnya.
PT Angkasa Pura II, kata dia, tidak bertanggung jawab terhadap pihak-pihak yang dirugikan dengan adanya penipuan yang mengatasnamakan PT Angkasa Pura II, Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta.
"Kami menghimbau agar siapapun berhati-hati dan waspada agar tidak terperdaya oleh segala bentuk penipuan," ujarnya.
Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Pemerintah memastikan rencana rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) tahun 2026 sebenarnya sudah mulai dirumuskan. Namun, keputusan terkait pembukaan formasi CPNS maupun PPPK 2026 masih belum diumumkan karena pemerintah masih menahan penetapan final.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews