Connect With Us

Hati-hati Penipuan mengatasnamakan PT Angkasa Pura II

Dena Perdana | Senin, 15 Mei 2017 | 11:00

Kargo di Bandara Soekarno-Hatta. (@TangerangNews2017 / Dena Perdana)

TANGERANGNEWS.com-Penipuan yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan PT Angkasa Pura II  (Persero) kembali marak. Kali ini modus operandi pelaku berupa pengiriman paket berupa uang, barang atau hadiah dari luar Negeri. Hal itu diungkapkan, Branch Communication Manager, Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta, Dewandono Prasetyo Nugroho, Senin (15/5/2017).  

 

Korban awalnya terjerat melalui perkenalan media sosial yang dikirim para penipu.  Tak segan mereka sering menyebut bekerja di PT Angkasa Pura II dan paket yang dikirim terhenti di gudang kargo.

"Pelaku menyampaikan kepada korbannya telah mengirimkan barang, uang atau hadiah dari luar Negeri. Namun, paket tertahan digudang kargo karena ada masalah administrasi," katanya.
Atas dasar ini, pelaku lalu meminta korban untuk mengirimkan sejumlah uang ke rekening yang sudah mereka persiapkan agar barang dapat segera sampai ke tangan korban.
Untuk meyakinkan calon korbannya, mereka juga menyertakan nama perusahaan ekspedisi fiktif.

"PT Angkasa Pura II, melalui Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta menyampaikan kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap modus operandi ini.  Jika ada pihak yang mengaku sebagai karyawan PT Angkasa Pura II dan meminta mentransfer sejumlah uang ke rekening pribadi, maka dapat dipastikan bahwa hal tersebut adalah penipuan," terangnya.

PT Angkasa Pura II, kata dia,  tidak bertanggung jawab terhadap pihak-pihak yang dirugikan dengan adanya penipuan yang mengatasnamakan PT Angkasa Pura II, Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta.

"Kami menghimbau agar siapapun berhati-hati dan waspada agar tidak terperdaya oleh segala bentuk penipuan," ujarnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

KAB. TANGERANG
Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:42

Polresta Tangerang resmi menetapkan Aji Cahyono Putra sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembubaran ibadah dengan membawa senjata tajam (sajam) pada jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Rajeg, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill