Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Menteri Pariwisata Arief Yahya berkunjung ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (17/4/2017). Dalam kunjungannya, Arief mendapat penjelasan mengenai rencana besar PT Angkasa Pura II untuk mengembangkan pariwisata di sejumlah bandara yang dikelola oleh perusahaan tersebut.
"Menurut saya sudah keren banget presentasi tadi. Bagus," kata Arief Yahya. Dia mengaku ada beberapa yang dia kagumi dari presentasi yang dilakukan langsung oleh Dirut PT Angkasa Pura II Muhammad Awaludin dihadapannya.
"Mereka bilang ujungnya akan attrack 100 juta penumpang. Dari situ kita berharap 20 persennya yang merupakan wisatawan mancanegara dapat menngisi 2 juta tempat duduk untuk tahun ini. Tadi bagus corporate level strategy , bisnis level sampai dengan functional strategy good Angkasa Pura II," puji Arief.
Namun yang paling bagus menurut dia, pemberian insentif kepada maskapai dengan rute baru. "Salah satu yang menurut saya paling bagus akan ada insentif pada maskapai-masikai dengan rute baru. Kita ketahui, umumnya apa-apa yang baru itu ada masa incubasi. Biasanya belum 100 persen load factor-nya. kalau belum jangan dibebankan 100 persen," ujarnya.
Selain itu juga mengenai kereta dan terminal 3 di Bandara Soekarno-Hatta. "Itu semua sudah bagus dan tepat waktu," katanya.
Sementara itu, Direktur Angkasa Pura II, Muhammad Awaludin menambahkan. pihaknya memiliki strategi dan taktik guna menggairahkan jumlah penerbangan ke lokasi wisata di Indonesia, terutama untuk menarik para turis.
Berbagai macam pembangunan sudah mulai dilakukan. Jajarannya juga berbenah guna mengembangkan Bandara Soetta agar menjadi lebih baik.
"Kami sudah bangun kereta bandara, Skytrain, aplikasi taksi secara online, dan perkembangan teknologi lainnya guna menunjang pelayanan pengunjung," papar Awaludin.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Pemerintah memastikan tarif listrik untuk periode Juli hingga September 2026 tidak mengalami kenaikan, baik bagi pelanggan nonsubsidi maupun pelanggan yang masih menerima subsidi listrik.
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews