Nike PHK Massal Lagi, Ribuan Karyawan Terancam Dipangkas
Jumat, 24 April 2026 | 12:32
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
TANGERANGNEWS.com -Puluhan calon jamaah umroh gagal berangkat ke Kota Makkah karena tertipu oleh PT Medina Zein Global Travelindo yang telah memberikan tiket pesawat palsu.
Kegembiraan para jemaah tersebut pupus. Padahal, mereka sudah siap berangkat ke tanah suci melalui Bandara Soekarno Hatta, pada Sabtu (22/12/2017) lalu.
Merasa kecewa, para korban pun tak tinggal diam. Mereka mengadukan insiden ini ke Mapolresta Bandara Soekarno Hatta.
Kapolresta Bandara Soekarno Hatta AKBP Ahmad Yusep menjelaskan, terlapor dalam kasus ini diketahui bernama Hermansyah, 28. Pelakunya sebagai manager operasional PT Medina Zein Global Travelindo.
"Dia melakukan penggelapan pada travel umroh yang dikelolanya dengan modus memalsukan tiket maskapai dan pengurusan visa," ujarnya melalui sambungan telepon, Kamis (28/12/2017).
BACA JUGA :
Ahmad menuturkan, dari 79 jemaah itu, sebanyak 58 orang tiket pesawatnya tidak dapat digunakan. Sebab tiket maskapai yang dimilikinya itu palsu. "Sedangkan ada 21 jemaah yang tiketnya asli dan langsung diberangkatkan," ungkapnya.
Menurut Ahmad, atas kejadian tersebut rombongan jemaah yang gagal berangkat umroh itu mengalami kerugian hingga Rp623 juta. Polisi pun segera melakukan pengejaran terhadap tersangka. "Yang bersangkutan sudah kami lakukan penahanan dan sejumlah barang bukti juga kami amankan," paparnya.(RAZ/HRU)
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
TODAY TAGGubernur Banten, Andra Soni menyambut kedatangan 1.552 warga baduy yang datang untuk menyerahkan hasil bumi kepada Pemerintah Daerah (Bapak Gedhe) di Gedung Negara Provinsi Banten dalam tradisi Seba Baduy 2026 pada Sabtu 25 April 2026.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews