Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Jajaran Polres Bandara Soekarno-Hatta kembali meringkus dua pelaku yang terlibat dalam sindikat kasus penggelapan mobil.
Kapolresta Bandara Soetta Kombes Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, dua pelaku tersebut merupakan daftar pencarian orang (DPO) yang masing-masing berinisial EC dan AS.

Barang Bukti Mobil.
Polisi menangkap keduanya di tempat berbeda yakni di sekitar Tangerang dan Depok pada Selasa (27/3/2018).
"EC pernah turut serta bersama Tersangka S saat melakukan aksi penggelapannya di Bandara Soekarno-Hatta," kata Kapolres Sabtu (31/3/2018).
Sindikat ini berhasil melakukan penggelapan terhadap mobil Toyota Kijang Innova bernopol B-1720-BFF milik Jamal beberapa waktu lalu.
Pada saat itu, sindikat tersebut menipu Jamal dengan modus awal ingin membeli mobilnya yang dijual melalui situs jual beli online. Kemudian Jamal dan pelaku bertransaksi di GMF Aeroasia Bandara Soetta, setelahnya melakukan tes driving dan dibawa kabur.
Mobil tipuan itu dijual kembali dan hasilnya dibagi-bagi oleh para tersangka.
"EC mendapat keuntungan dari hasil kejahatan tersebut sekira Rp10 juta dari hasil penjualan mobil Toyota Kijang Innova," ucap Kapolres.
Kini, EC dan AS berada di Mapolresta Bandara Soetta guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(RAZ/HRU)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGMemasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews