Libur Sekolah, Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Hadirkan Paket Staycation Ramah Keluarga
Jumat, 19 Juni 2026 | 17:03
Masa libur sekolah menjadi momen yang banyak dimanfaatkan keluarga untuk menghabiskan waktu bersama.
TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita terjepit shuttle bus hingga pingsan di area transit oriented development (TOD) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Minggu (5/1/2020) pukul 13.25 WIB.
Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soetta Febri Toga Simatupang mengatakan, korban diketahui bernama Nurlaela berusia 37 tahun, warga Porisjaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.
Menurutnya, korban yang tidak dalam kondisi hamil tersebut langsung dibawa petugas ke RSUD Tangerang, untuk menjalani perawatan medis setelah terjepit bus Damri bernopol B-7240-TAA.
“Untuk hasil rontgen dan diagnosa dokter RSUD bahwa korban tidak ada luka dalam dan hanya luka luar. Keputusan keluarganya akan dibawa pulang dan akan diobati secara alternatif (urut tradisional),” ungkapnya.
Baca Juga :
Febri menuturkan, kasus kecelakaan tersebut sudah selesai. Kata dia, pihak keluarga korban menempuh jalur kekeluargaan dengan sang sopir Damri, Andi Syahlizar untuk berdamai. “Permasalahan tersebut telah diselesai secara kekeluargaan,” ucapnya.
Ia menambahkan kronologi kecelakaan berawal saat shuttle bus sudah membawa penumpang menuju Terminal 2. Korban pun naik ke jalur shuttle dari arah TOD.
“Di mana posisinya bus itu hendak keluar jalur shutle. Korban kemudian terserempet bus hingga jatuh dan ditolong oleh banyak orang,” pungkasnya.
Masa libur sekolah menjadi momen yang banyak dimanfaatkan keluarga untuk menghabiskan waktu bersama.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews