Connect With Us

Ratusan ABK dari Madrid Tiba di Soetta, 16 Reaktif Rapid Tes

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 29 Mei 2020 | 14:15

Para anak buah kapal (ABK) saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Sebanyak 467 anak buah kapal (ABK) dari Madrid yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang menjalani rapid test COVID-19. Hasilnya, 16 diantaranya dinyatakan reaktif.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan ABK yang tiba dengan pesawat Charter Wamos Air itu sempat menolak untuk turun dari pesawat lantaran tujuan mereka adalah Denpasar. 

Namun, petugas gabungan Gugus Tugas COVID-19 mengambil langkah dengan meminta mereka untuk menjalankan rapid test. 

Eksekutif General Manager Bandara Soetta Agus Hariyadi mengatakan seharusnya 467 orang ABK ini turun di Bandara Soetta dan Denpasar. 

"Tetapi kami berkoordinasi dengan Kemenlu dan turun di bandara ini," ujarnya, Jumat (29/5/2020). 

Petugas mengecek suhu tubuh pengunjung saat WNI tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

Setibanya di bandara mereka langsung menjalani tes cepat. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyebaran wabah COVID-19. 

"Dari hasil pemeriksaan cepat ini kami mendapati 16 orang reaktif positif," kata Agus.  

Mereka yang reaktif ini akan menjalankan pemeriksaan lebih lanjut.

Para anak buah kapal (ABK) saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang

"Kemudian mereka akan di-swab test dan menjalani karantina prinsipal atau agency akan bertanggung jawab memulangkan mereka ke Denpasar, dengan waktu yang belum ditentukan," jelasnya. 

Komang, salah satu ABK mengatakan dirinya hendak berangkat menuju Denpasar. 

"Tapi setelah menjalankan pemeriksaan ini, kami akan menuju hotel untuk menjalankan test swab atau PCR. Ini ditanggung oleh perusahaan," ucapnya.

Bahkan saat dilakukan test cepat dirinya dinyatakan reaktif positif. "Sempat terjadi polemik di pesawat akibat tujuan kami tidak sesuai," pungkasnya. (RAZ/RAC)

BANTEN
Pemprov Tegaskan RSUD Banten Tetap Layani Peserta BPJS PBI yang Datanya Terhapus

Pemprov Tegaskan RSUD Banten Tetap Layani Peserta BPJS PBI yang Datanya Terhapus

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:53

​Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menegaskan agar tidak ada diskriminasi dalam pelayanan kesehatan di RUSD Banten.

KAB. TANGERANG
521 KK di Pesisir Tanjung Pasir Tangerang Terdampak Banjir Rob

521 KK di Pesisir Tanjung Pasir Tangerang Terdampak Banjir Rob

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:41

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 521 Kepala Keluarga (KK) di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang terdampak banjir rob, pada Jumat 20 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill