Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Belasan ribu Warga Negara Indonesia (WNI) melakukan perjalanan ke luar maupun dalam negeri. Mereka hilir mudik melalui Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang pada Desember 2021.
Habiburrahman, Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi Kantor Imgirasi Kelas 1 Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta mengatakan, jumlah WNI yang tercatat pihaknya ada sekitar 34.772 orang. Sebanyak 16.939 WNI diantaranya pergi ke luar negeri.
"Untuk kedatangan, ada 17.833 WNI yang datang ke Indonesia dari luar negeri," ujarnya, Kamis 30 Desember 2021.
Menurutnya, jumlah tersebut merupakan rekapitulasi data penumpang internasional khusus WNI pada tanggal 22 sampai 29 Desember 2021, pukul 15.08 WIB.
Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Kantor Imgirasi Kelas 1 Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta Verico Sandi mengatakan, kebanyakan penumpang ke luar negeri untuk bisnis.
"Untuk keberangkatan WNI menjelang Nataru kebanyakan keluar negeri dalam rangka bisnis dan wisata," kata Verico.
Menurutnya, geliat bisnis di luar negeri mulai bertumbuh seiring banyaknya warga yang sudah divaksin COVID-19.
Selain wisata dan bisnis, alasan pendidikan juga jadi faktor lainnya penumpang internasional di Bandara Soekarno-Hatta meningkat.
"Ada beberapa pelajar yang menuju ke negara dan daftar untuk 2022 menjelang Nataru ini," pungkasnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGKasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di daycare Umbulharjo, Yogyakarta, menjadi perhatian berbagai pihak.
Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews