Connect With Us

Sabu 5 Kg Lolos dari Bandara Soetta

| Senin, 29 November 2010 | 18:41

Bandara Internasional Soekarno-Hatta, terminal 3 (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Jaringan pengedar narkotika Malaysia-Indonesia berhasil menyelundupkan sabu seberat  5 kilogram yang dibawa seorang tersangka WN  Indonesia asal Batam berinisial Her, 57, dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
 
Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Untung Yoga dalam konfrensi persnya di terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengatakan, pada 23 November 2010, sabu tersebut diselundupkan melalui Bandara Internasional Soetta dan dibawa ke dua tempat, yakni Batam dan Jakarta.
 
"Sabu masuk ke Bandara Soetta, pada 23 Nopember 2010, melalui maskapai penerbangan Malaysia. Saat melewati Bandara Soetta, sabu dibawa melalui koper warna hitam dan sudah mendapatkan pemeriksaan oleh petugas," ujarnya, Senin (29/11).
 
Lalu setelah Mabes Polri mendapatkan informasi tetang adanya jaringan narkoba tersebut, kemudian dilakukan penelusuran dan penyidikan ke Batam. Dari Batam, petugas berhasil membekuk tersangka Her beserta barang bukti sabu.
 
Kemudian, lanjut Untung, pihaknya kembali melakukan penelusuran lebih lanjut terkait keterangan tersangka yang mangatakan salah seorang bandar asal Malaysia yang menyuruhnya membawa barang tersebut di salah satu hotel di bilangan Jakarta Barat (Jakbar).
 
Dari hasil penelusuran itu, petugas berhasil mengamankan seorang bandar Narkotika yang berasal dari Malaysia berinisial Cuen, 51.
 
"Di hotel itu, petugas kembali mendapatkan barang bukti sabu seberat 2 kg. Total barang bukti yang sudah diamankan petugas seberat 5 kg," terangnya.
 
Lolosnya penyelundupan sabu di Bandara Internasional Soetta, menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, saat masuk melalui Bandara Soetta, koper berisi sabu yang dibawa tersangka Her sudah menjalani pemeriksaan sinar X-Ray. Saat ditanya apakah ada keterlibatan petugas dalam kasus ini, Untung belum dapat memastikan, karena saat ini baru akan melakukan pemeriksaan lebih dalam terkait hal tersebut.
 
"Kita masih belum bisa mengatakannya. Hingga saat ini, kita masih terus melakukan penyidikan adanya dugaan tersebut," terangnya.
 
Sementara itu, Penyidik Mabes Polri, Siswadi mengatakan bahwa tersangka Mr Cuen sudah 3 kali masuk ke Indonesia dengan membawa koper yang sama, akan tetapi hingga saat ini belum diketahui apakah 2 kali kedatanggannya terdahulu juga membawa barang  terlarang.(rangga zuliansyah)

NASIONAL
Sejarah Awal Mula 9 Februari Diperingati Sebagai Hari Pers Nasional

Sejarah Awal Mula 9 Februari Diperingati Sebagai Hari Pers Nasional

Senin, 9 Februari 2026 | 05:31

Setiap 9 Februari, insan pers di Indonesia memperingati Hari Pers Nasional (HPN) sebagai momentum untuk menengok kembali perjalanan panjang pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill