Connect With Us

Tertibkan Calo, Angkasa Pura II Minta Bantuan Polda

| Senin, 4 Juli 2011 | 18:38

Bandara Internasional Soekarno-Hatta, terminal 3 (tangerangnews / dira)

TANGERANG-PT Angkasa Pura (AP) II meminta bantuan Polda Metro Jaya untuk menertibkan calo tiket dan taksi gelap dan porter liar yang ada di Bandara Soekarno Hatta. Upaya ini diilakukan karena langkah persuasif yang selama ini dilakukan oleh AP II tidak membuat para calo jera mereka beroperasi di Bandara.

 Deputi Senior General Manager PT AP II Mulya Abdi mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat permohonan bantuan kepada Polda Metro Jaya. “Kita minta dibackup petugas Brimob dari Polda sebanyak 100 orang. Kita masih tunggu jawaban dari Polda,” katanya, Senin (4/7).

Menurut Mulya, tindakan para calo serta porter sudah menegarah kepada premanisme, pasalnya mereka kerap melakukan pemaksaan terhadap par calon penumpang. Bahkan mereka sempat mengancam akan menduduki Bandara jika terus dirazia. “Hal ini sudah tidak bias dibiarkan. Tindakan tegas adalah satu-satunya cara. Kalau mereka melawan, kita juga akan lawan,” terangnya.

Selain penertiban, pihak AP II juga mulai menata kendaraan yang melintas di Bandara Soetta. Setiap harinya ada 300 sampai 400 yang melintas di Bandara, sehingga sering terjadi kemacetan. Kita berkoordinasi dengan Polres Bandra untuk mengatasi," tambah Mulya.

 Terkait upaya penertiban dengan bantuan Satpol PP Kota Tangerang melaui Perda Kebersihan Ketertiban dan Keindahan (K3), menurut Mulya hal tersebut tidak dapat dimungkinkan.

Pasalnya, selain tidak adanya payung hukum, Mulya menilai aparat satpol PP tidak akan mampu mengatasi para calo di Bandara. “Kita memang pernah berkomunikasi dengan DPRD Kota Tangerang untuk upaya penertiban, namun tampaknya Satpol PP belum bias mengatasi masalah ini. Jadi kita minta bantuan Polda,” katanya.(RAZ)

KAB. TANGERANG
Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Minggu, 8 Februari 2026 | 19:50

Jelang tahun baru Imlek 2577 Kongzli, puluhan warga keturunan etnis Tionghoa di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, melakukan bersih-bersih di Vihara Caga Sasana, pada Minggu 8 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill