Connect With Us

Seragam AvSec Bandara Jadi Merah Marun, Ini Artinya

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 7 Desember 2024 | 10:35

Tampilan baru seragam petugas AvSec Bandara Soekarno-Hatta Tangerang. (Liputan6 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Warna seragam petugas Aviation Security (AvSec) di bandara-bandara milik InJourney Airports kini resmi berganti. Jika sebelumnya seragam ini berwarna biru muda, mulai pertengahan Desember 2024, petugas AvSec akan mengenakan seragam berwarna merah marun yang dipadukan dengan cokelat serta merah burgundy yang dipadu dengan hitam. 

Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan bahwa pergantian warna ini bertujuan memberikan kesan yang lebih ramah dan nyaman bagi para pengunjung, terutama menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. 

Erick menyebut, warna sebelumnya sebenarnya tidak bermasalah, namun transformasi ini dimaksudkan untuk menciptakan suasana yang lebih bersahabat di lingkungan bandara.  

"Ini lebih friendly, nyaman, ini bagian dari mengubah persepsi, penampakan yang lebih bersahabat. Bukan artinya warna sebelumnya tidak bagus yah," kata Erick saat meninjau Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dikutip dari Kompas, Sabtu, 7 Desember 2024.

Implementasi seragam baru ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai 15 hingga 20 Desember 2024. Selain mengganti warna seragam, langkah ini menjadi bagian dari upaya Kementerian BUMN untuk terus meningkatkan pengalaman pengguna bandara di Indonesia.  

Tidak hanya seragam, Erick juga memperkenalkan sejumlah elemen baru di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang menonjolkan kekayaan alam dan budaya Indonesia. 

Terminal ini kini dilengkapi taman hijau yang memberikan kesegaran, menggantikan area yang sebelumnya dipenuhi kontainer. Erick juga menyoroti adanya LED raksasa di bandara yang menampilkan keindahan alam dan budaya Nusantara, seperti Candi Borobudur serta satwa khas Indonesia.  

"Bandara kita sekarang lebih ramah lingkungan. Ada taman di depan sebelah kiri, dulu banyak kontainer, sekarang jadi taman," katanya.  

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill