Connect With Us

5 Buruh Dijemput Polisi Kasus Penggerudukan Kantor Gubernur Banten, Ada dari Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 27 Desember 2021 | 10:17

Buruh saat menduduki ruang kerja Gubernur Banten Wahidin Halim pada Rabu 22 Desember 2021 malam. (@TangerangNews / Tangkapan layar)

TANGETANGNEWS.com-Pasca Gubernur Banten Wahidin Halim melaporkan aksi demonstrasi buruh yang berujung pendudukan kantornya ke Polda Banten, lima anggota serikat pekerja dan buruh dijemput polisi.

"Informasi terupdate itu ada lima orang anggota serikat pekerja dan buruh dijemput ke rumahnya, dan kondisinya saat ini ada di Polda Banten," kata Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Banten seperti dilansir dari Merdeka, Senin 27 Desember 2022.

Berdasarkan informasi, domisili buruh yang dijemput itu berasal dari Kota Cilegon dan Tangerang. Hal itu diketahui setelah mendatangi keluarga buruh yang diperiksa.

Intan mengatakan penjemputan dilakukan pada Sabtu 25 Desember 2021. Untuk buruh asal Cilegon ada satu orang yang dijemput sekitar pukul 19.14 WIB. Sedangkan yang di Tangerang pukul 22.35 WIB.

"Fix (informasi pasti), iya," katanya.

Intan mengungkapkan pihaknya telah mengkonsolidasikan hal ini ke serikat buruh untuk menyiapkan tim kuasa hukum guna mendampingi pemeriksaan.

"Kita juga berkomunikasi mendatangi keluarga anggota yang terlaporkan karena harus menguatkan, pasti syok keluarganya dijemput di rumah dan dibawa ke Polda. Kita menyiapkan sesuatu kemungkinan terburuk yang bisa kita antisipasi," katanya.

Menurutnya, pelaporan terhadap buruh merupakan langkah yang berlebihan dari Pemprov Banten.

Sebab aksi buruh itu bagian dari rentetan tersumbatnya komunikasi dan ucapan Gubernur Banten yang meminta pengusaha mengganti pekerja yang tidak setuju dengan keputusan penetapan UMK 2022.

"Yang kemarin terjadi rentetan tersumbatnya komunikasi, gagalnya kepemimpinan WH (Wahidin Halim) dalam menjalin hubungan baik dengan buruh, tidak ada niatan baik dan tentu saja statement beliau yang membuat buruh bertindak seperti itu," jelasnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga saat dikonfirmasi enggan berkomentar banyak, terkait sejumlah buruh yang diperiksa di Mapolda Banten.

"Penyidik Ditreskrimum masih bekerja," ujarnya.

HIBURAN
Gratis Masuk, Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Gelar Nobar Pesta Bola Piala Dunia 2026

Gratis Masuk, Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Gelar Nobar Pesta Bola Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:07

Hotel Santika Premiere ICE-BSD City menghadirkan program nonton bareng bertajuk "Pesta Bola Gembira di Santika Premiere ICE-BSD City" untuk menyambut berlangsungnya turnamen sepak bola dunia.

KAB. TANGERANG
Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:01

Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026

TANGSEL
Modus Sewa untuk Taksi Online, 2 Pelaku Penggelapan di Tangsel Bawa Kabur Mobil Rental ke Pandeglang

Modus Sewa untuk Taksi Online, 2 Pelaku Penggelapan di Tangsel Bawa Kabur Mobil Rental ke Pandeglang

Jumat, 12 Juni 2026 | 16:34

Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tangerang Selatan membongkar kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

BISNIS
Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Jumat, 12 Juni 2026 | 13:16

Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill