Connect With Us

Viral Video Bocah Baduy Kebal Disuntik Vaksin, Ini Kata Dinkes Provinsi Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 7 Maret 2022 | 15:45

Bocah siswa sekolah dasar (SD) tidak bisa divaksin Covid-19, lantaran jarum suntik tidak bisa menembus kulit tangannya, viral di sosial media. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Terkait viralnya video bocah SD yang disebut Suku Baduy kebal disuntik vaksin, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten langsung melakukan penelusuran.

Ati Pramudji Hastuti, Kepala Dinkes Banten menyatakan pihaknya masih menelusuri lokasi vaksinasi bocah yang ada di video.

Pasalnya program vaksinasi pada bocah yang diklaim warga baduy tersebut bukan dari Dinkes Banten.

"Kami Dinkes Provinsi Banten juga sudah berkoordinasi dengan Kadinkes Lebak dimana jawabannya bahwa bukan Dinkes Lebak dan juga puskesmas yang di Baduy. Kami masih telusuri," katanya seperti dilansir dari CNNIndonesia, Minggu 6 Maret 2022.

Penelusuran dilakukan karena tim Dinkes provinsi Banten untuk saat ini belum turun membantu program vaksinasi pada anak-anak usia 6 hingga 12 tahun, sehingga mereka tidak mengetahui lokasi vaksin tersebut.

Sebelumnya, viral beredar video seorang anak laki-laki diklaim warga Baduy yang tengah menerima vaksin. Saat petugas mencoba memberikan vaksin, petugas kesulitan menusukkan jarum karena anak tersebut disebut dibekali ilmu kebal.

"Dinas kesehatan provinsi Banten kesulitan saat suntik vaksin pada anak-anak suku badui luar karena banyak anak-anak yang dibekali ilmu kebal oleh kedua orang tua nya," demikian narasi dalam unggahan video yang diunggah pada Sabtu 5 Maret 2022.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill