Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Adanya pelonggaran aturan untuk mudik Hari Raya Idul Fitri 2022 Hijriah membawa kegembiraan tersendiri bagi pedagang makanan di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area KM 68 A Tol Tangerang – Merak.
Sejumlah pedagang makanan di rest area ini pun berharap dapat mengais rezeki yang lebih baik pada masa mudik Lebaran tahun ini dibandingkan saat pandemi Covid-19. "Saya senang dan berharap bisa ramai dibandingkan sebelumnya," kata pedagang makanan bernama Mudoh di Rest Area KM 68 A Tol Tangerang - Merak, Banten pada Senin 25 April 2022, seperti dilansir dari Antara.
Meskipun pada H-7 ini suasana pemudik di rest area masih belum ramai, namun menurut Mudoh kehadiran pemudik yang berkunjung dan menyantap makanannya sudah memberikan harapan untuk mendulang rezeki dibandingkan pada masa pandemi di tahun lalu.
Serupa disampaikan oleh pedagang tahu Sumedang, Faisal, yang mengaku situasi rest area pada musim mudik Lebaran tahun ini lebih ramai dibandingkan ketika tahun lalu. "Senang, sudah mulai ramai sejak puasa hari ke‐15. Harapannya ke depan jangan lagi ada pandemi sehingga saya bisa bekerja normal," ungkap Faisal.
Pedagang makanan lainnya bernama Ai juga merasakan kondisi rest area KM 68 saat ini lebih baik dibandingkan sebelumnya. "Mendingan dibanding kemarin-kemarin, walaupun pemudik masih belum banyak tapi ini lebih baik ketimbang saat pandemi tahun-tahun sebelumnya yang membuat rest area sangat sepi," katanya.
Ia juga berharap ke depannya kondisi pandemi segera berlalu dan tidak ada lagi, sehingga pedagang seperti dirinya bisa mendulang kembali rezeki seperti kondisi sebelum pandemi. "Kalau kemarin pas pandemi cuma bisa bayar sewa warung saja, sekarang ya Alhamdulillah sudah ada rezeki keuntungan yang didapat," ungkapnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Gubernur Banten Andra Soni mendorong Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung untuk menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah di sektor pariwisata.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews