Connect With Us

Dorong UMKM Naik Kelas ke Pasar Global, Bea Cukai Tangerang Ajari Soal Serba-serbi Ekspor

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 29 Juni 2022 | 13:27

Kantor Pelayanan Bea Cukai Tangerang ajari UMKM soal cara ekspor produk. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebagai wujud implementasi dalam memfasilitasi pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Kantor Pelayanan Bea Cukai Tangerang memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait serba-serbi ekspor. 

Upaya tersebut wujudkan dalam dalam rangkaian UMKM Week yang digelar beberapa waktu lalu. Dengan mengusung tema “UMKM Naik Kelas, Ekonomi Tancap Gas”, Kantor Pelayanan Bea Cukai Tangerang mendorong meningkatnya kualitas UMKM ke skala dunia melalui ekspor, sehingga dapat turut berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional. 

Adapun rangkaian kegiatan dalam UMKM Week, meliputi sosialisasi nasional mengenai pengelolaan keuangan bagi UMKM dan UMKM bisa ekspor yang digelar Bea Cukai Tangerang bersama Kantor Wilayah Bea Cukai Banten.

"Agenda UMKM Week ini menjadi salah satu kesempatan untuk meneruskan semangat program pemberdayaan UMKM agar naik kelas," kata Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Banten Rahmat Subagio, Rabu 29 Juni 2022. 

Rangkaian kegiatan UMKM Week telah digelar pada tanggal 20- 24 Juni 2022 lalu. Sosialisasi mengenai serba-serbi UMKM itu secara hybrid digelar di Ruang Aula Kantor Wilayah Bea Cukai Banten yang juga ditayangkan secara langsung di Youtube, pada 21 Juni 2022.

Hadir dalam acara itu narasumber berkompeten di bidang rantai logistik internasional FedEx Express Indonesia (FedEx),L embaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), yakni lembaga negara yang menangani serta mendorong ekspor nasional melalui layanan finansialnya.

Rahmat mengatakan melalui kegiatan UMKM Week, ke depan Bea Cukai diharapkan membuka jalan untuk UMKM agar dapat menjajaki pasar global melalui ekspor. 

Adapun peserta sosialisasi yang hadi, di antaranya UMKM binaan Bea Cukai Tangerang dan Kantor Wilayah Bea Cukai Banten. Terdiri dari UMKM di bidang industri olahan makanan, produk kerajinan tangan, produk tekstil, serta koperasi. 

Materi yang disampaikan mengenai serba-serbi UMKM, pengenalan Bea Cukai serta relasi Program Pemberdayaan UMKM terhadap pemulihan ekonomi nasional oleh Kepala Seksi Bantuan Hukum Arif Yanto. 

Dilanjutkan pemaparan Kepala Divisi Program Investasi Pemerintah LPEI, Kamarruzaman terkait program dukungannya berupa layanan finansial, non finansial dan jasa konsultasi kepada UMKM berorientasi ekspor, penugasan umum (komersial) bagi pelaku ekspor.

Selain itu juga soal penugasan khusus ekspor bagi pelaku UMKM, program rumah ekspor, serta desa devisa sebagai pemberdayaan komunitas petani atau pengrajin.

Terakhir, Senior Operation Manager FedEx, Betty Kumala dan Customer Experience Manager FedEx Shanty Dwi Cahyani menyampaikan materi mengenai regulasi dan proses ekspor melalui FedEx, incoterms yang berlaku, ketentuan pengiriman ke berbagai negara, serta layanan khusus yang dapat membantu UMKM untuk menembus pasar global.

"Peserta sosialisasi mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Diskusi dan sesi tanya jawab berlangsung meriah dan berjalan dua arah," kata Rahmat.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill