Connect With Us

Besok Pencoblosan Pemilu 2024, PLN Banten Siagakan 1.368 Personel

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 13 Februari 2024 | 20:17

Personel siaga PLN untuk pengawalan kelistrikan dalam pelaksanaan pemungutan suara pada Rabu, 14 Februari 2024. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra )

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menyiagakan 1.368 personel untuk hari pemungutan suara atau pencoblosan pada Rabu, 14 Februari 2024.

General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis menjelaskan, personel yang disiagakan terdiri dari pegawai PLN, regu pekerjaan dalam keadaan bertegangan (PDKB), serta petugas pelayanan teknik (Yantek). 

Selain itu, pihaknya juga mendirikan 60 posko siaga, serta menetapkan 190 titik lokasi siaga prioritas mulai dari Bandara, pelabuhan, rumah sakit, pusat keramaian, hingga lokasi tempat pemungutan suara (TPS).

Tak hanya itu, para personel siaga PLN juga dilengkapi alat pelindung diri (APD).

Mukhlis mengimbau agar masyarakat maupun TPS dapat melaporkan masalah kelistrikan selama pelaksanaan Pemilu menggunakan fitur 'Pengaduan' pada aplikasi PLN Mobile.

Dia menegaskan, petugas PLN akan segera datang membantu dan menyelesaikan permasalahan kelistrikan pelanggan tanpa dipungut biaya alias gratis.

"Di sisi lain petugas PLN juga tidak menerima uang tip," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
BPS Banten Kerahkan 9 Ribu Petugas Pendataan Sensus Ekonomi 2026

BPS Banten Kerahkan 9 Ribu Petugas Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:18

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mengerahkan sebanyak 9.000 petugas untuk melakukan pendataan Sensus Ekonomi 2026.

NASIONAL
Listrik Padam Bergilir, Soal Kompensasi Pelanggan Bahlil Minta Ditanyakan ke PLN

Listrik Padam Bergilir, Soal Kompensasi Pelanggan Bahlil Minta Ditanyakan ke PLN

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:37

Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir memunculkan pertanyaan mengenai kompensasi bagi pelanggan yang terdampak.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill