Connect With Us

PLN Catat ESG Risk Turun 8 Poin, 2024 Target Rating di Bawah 30

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 9 Februari 2024 | 10:10

PT PLN (Persero) melakukan tata kelola risiko berkelanjutan di sektor ketenagalistrikan dengan basis Environmental, Social, and Governance (ESG). (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) melakukan upaya peningkatan tata kelola risiko berkelanjutan di sektor ketenagalistrikan dengan basis Environmental, Social, and Governance (ESG).

Menurut penilaian Sustainalytics, elama tahun 2023, PLN berhasil menurunkan ESG risk rating sebesar 8 poin dari 38,5 pada tahun 2022 menjadi 30,3 pada tahun 2023, menempatkannya sebagai yang terendah di sektor utilitas kelistrikan di Kawasan ASEAN, 

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa pencapaian ESG yang mengesankan ini terkait erat dengan komitmen perusahaan untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan, seiring dengan upaya pemerintah dalam transisi energi untuk mencapai Net Zero Emissions di tahun 2060 dan pencapaian sustainable development goals.

Tentu saja capaian ini tidak membuat kami berpuas diri, justru ini menjadi pemicu semangat seluruh insan PLN agar terus lebih baik lagi,” ujar Darmawan, Jumat, 9 Februari 2024.

Darmawan memaparkan, beberapa faktor utama yang menyumbang pada penurunan risiko ESG PLN melibatkan tata kelola risiko perubahan iklim, pelaporan emisi GRK, program tata kelola air, pengembangan talenta, program keamanan siber (ISO 27001), hingga tax disclosure.

Lanjut Darmawan, PLN berhasil menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 9,7 juta ton CO2e pada tahun 2023 dibandingkan dengan Business As Usual. 

PLN juga menjadi trader terbesar di bursa karbon dengan menjual Sertifikat Pengurangan Emisi melalui PLTGU Muara Karang Blok 3.

Tahun lalu, PLN menambah pembangkit energi baru terbarukan sebesar 296 Megawatt (MW) dan menggunakan 1 juta ton biomassa untuk co-firing PLTU batu bara, mengurangi emisi sebesar 1,05 juta ton CO2e.

PLN, kata Darmawan, terus membangun ekosistem kendaraan listrik dengan menyuplai listrik untuk 1.081 unit SPKLU di tahun 2023.

Untuk memastikan transparansi dalam manajemen risiko ESG, PLN merilis Task Force on Climate-related Financial Disclosure Report, ESG Performance Report, dan mengisi kuisioner CDP pada Climate Change dan Water Security.

Selain itu, PLN menerapkan mekanisme Risk Rating pada pembangkit dan gardu induk serta merilis kebijakan-kebijakan pada isu penting seperti perubahan iklim, keanekaragaman hayati, pengadaan ramah lingkungan, kebijakan sosial untuk supplier dan kontraktor, kebijakan berperilaku saling menghargai di tempat kerja, dan lain-lain.

Dikatakan Darmawan, PLN telah membentuk Komite Sustainability untuk terus meningkatkan kinerja ESG perusahaan dengan fokus pada akselerasi 3 workstreams utama: ESG, Transisi Energi, dan Enablers.

Ia berkomitmen untuk melanjutkan upaya-upaya tersebut dengan tujuan mencapai ESG rating risk PLN di bawah 30 atau masuk ke kategori medium pada tahun 2024.

"Kami menganggap ESG ini sangat serius untuk memastikan perusahaan bisa survive dan flourish. Dalam prosesnya, kita melakukan transformasi, karena PLN adalah perusahaan yang berorientasi pada masa depan," pungkas Darmawan.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill