Connect With Us

PLN Banten Klaim Pasokan Kelistrikan Aman Selama Pencoblosan Pemilu 2024

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 14 Februari 2024 | 23:30

Koordinasi petugas PLN Siaga dengan KPPS di Tangerang Selatan, Rabu, 14 Februari 2024 (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra )

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menyebut pasokan kelistrikan aman dan andal selama proses pemungutan suara atau pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) hingga pukul 13.00 WIB pada Rabu, 14 Februari 2024.

General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis membeberkan, selama proses pencoblosan pihaknya menugaskan seluruh personel untuk aktif menjalin komunikasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten dan Kota, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), hingga aparat keamanan.

"Personel siaga harus mengecek dan datang ke lokasi-lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di wilayah Banten," ujar Abdul Mukhlis dalam keterangannya.

Sementara itu, salah satu petugas TPS 019 Lengkong Karya Tangerang Selatan (Tangsel) Eros menyebut kelistrikan di TPS tempatnya bertugas dalam kondisi aman dan cukup. 

Menurutnya, hal ini berkat koordinasi bersama para petugas PLN siaga selama pelaksanaan pemungutan suara.

"Sinergi dengan PLN ini juga sudah terjalin dalam pelaksanaan Pemilu tahun-tahun sebelumnya," ungkap Eros.

Sebagai informasi, PLN UID Banten menurunkan sekitar 1.368 personel dengan 60 titik posko siaga dan 190 lokasi siaga prioritas tersebar di seluruh wilayah Provinsi Banten. 

Siaga Pemilu PLN ini akan terus dilaksanakan sampai dengan 18 Februari 2024 mendatang.

WISATA
BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

BSD Bakal Punya Destinasi Wisata Baru Bertema Peternakan Seluas 3,8 Hektare

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:59

Destinasi wisata peternakan pertama dan satu-satunya di kawasan BSD City bernama bernama Dairyland at Hiera BSD segera hadir untuk memenuhi kebutuhan bermain keluarga modern di Jabodetabek.

KAB. TANGERANG
Harga Obat di Kabupaten Tangerang Ikut Naik Gegara BBM, Dinkes Kurangi Jatah Warga

Harga Obat di Kabupaten Tangerang Ikut Naik Gegara BBM, Dinkes Kurangi Jatah Warga

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:32

Obat-obatan di Kabupaten Tangerang mengalami kenaikan harga hingga 20 persen akibat melonjaknya harga BBM yang disebabkan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill