KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menyebut pasokan kelistrikan aman dan andal selama proses pemungutan suara atau pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) hingga pukul 13.00 WIB pada Rabu, 14 Februari 2024.
General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis membeberkan, selama proses pencoblosan pihaknya menugaskan seluruh personel untuk aktif menjalin komunikasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten dan Kota, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), hingga aparat keamanan.
"Personel siaga harus mengecek dan datang ke lokasi-lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di wilayah Banten," ujar Abdul Mukhlis dalam keterangannya.
Sementara itu, salah satu petugas TPS 019 Lengkong Karya Tangerang Selatan (Tangsel) Eros menyebut kelistrikan di TPS tempatnya bertugas dalam kondisi aman dan cukup.
Menurutnya, hal ini berkat koordinasi bersama para petugas PLN siaga selama pelaksanaan pemungutan suara.
"Sinergi dengan PLN ini juga sudah terjalin dalam pelaksanaan Pemilu tahun-tahun sebelumnya," ungkap Eros.
Sebagai informasi, PLN UID Banten menurunkan sekitar 1.368 personel dengan 60 titik posko siaga dan 190 lokasi siaga prioritas tersebar di seluruh wilayah Provinsi Banten.
Siaga Pemilu PLN ini akan terus dilaksanakan sampai dengan 18 Februari 2024 mendatang.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat peran Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) melalui kegiatan peningkatan kapasitas yang digelar di Ruang Al Amanah lantai 5, Kamis 10 September 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews