Connect With Us

Jadi Milik Pemprov, Saham Bank Banten Bakal Dibagikan ke Kabupaten dan Kota

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 25 Februari 2024 | 11:02

Pj Gubernur Banten Al Muktabar saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Banten, Jumat 23 Februari 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kepemilikan Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk, atau Bank Banten kini sudah sepenuhnya langsung dibawah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Banten No 5/2023 Tentang Pendirian Perseroan Terbatas. Dengan kata lain status Bank Banten sudah menjadi BUMD, sama halnya dengan PT Banten Global Development (BGD).

Dengan beralihnya kepemilikan tersebut, Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan ke depan Pemprov Banten akan menyerahkan sebagian saham Bank Banten kepada Pemerintah Kabupaten/Kota.

Wacana ini akan terus dikomunikasikan secara intensif dengan seluruh Bupati dan Wali Kota di wilayahnya.

"Tentu dengan perhitungan yang proporsional, karena itu juga amanat Perda," pungkasnya saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Banten, Jumat 23 Februari 2024. 

Al Muktabar memastikan Kabupaten dan Kota tidak mengeluarkan biaya untuk kepemilikan sahamnya di Bank Banten. Sebab, yang utama adalah bagaimana seluruh daerah sama-sama memiliki saham di Bank Banten dan membesarkannya.

"Saya yakin seluruh Bupati dan Wali Kota dengan ke-Banten-nannya ingin bersama-sama memajukan Bank Banten," jelasnya.

Al Muktabar juga mengapresiasi capaian kinerja jajaran direksi dan komisaris Bank Banten pada tahun 2023 yang mencatatkan laba bersih audited sebesar Rp26,59 miliar.

Ia mengingatkan agar seluruh jajaran pengurus Bank Banten tidak berpuas diri dan terus mengoptimalkan pengembangan usaha lainnya, sehingga ke depan Bank Banten bisa lebih baik lagi dan semakin dipercaya oleh masyarakat.

“Kita akan terus dorong dan perkuat ekspansi usaha yang dilakukan Bank Banten,” kata terngnya.

Al Muktabar menjelaskan, tugas utama dari Bank Banten itu sejatinya untuk menjaga likuiditas Kas Daerah (Kasda).

Di samping itu juga tentu ekspansi usaha yang potensinya sangat besar untuk bisa dikembangkan oleh Bank Banten, seperti mengoptimalkan lembaga usaha, BUMD, BUMN dan Swasta.

“Belum lagi investasi penanaman modal yang masuk, baik itu PMDN maupun PMA. Itu sangat besar potensinya untuk dikembangkan," ucapnya. 

Direktur Utama (Dirut) Bank Banten Muhammad Busthami mengatakan, Perda No 5/2023 itu memberikan semangat yang kuat luar biasa baik kepada jajaran direksi maupun operasional Bank Banten, karena posisinya sama dengan 26 BPD lainnya di Indonesia yang kepemilikannya berada langsung dibawah Pemprov. 

"Jadi bagi kami, tahun 2023 sangat strategis karena pertama diterbitkannya Perda itu dan yang kedua kami telah berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp26,59 miliar," jelasnya. 

Ia berharap di tahun 2024, pihaknya dapat lebih banyak lagi menciptakan bisnis serta keikutsertaan seluruh Kabupaten dan Kota.

"Agar bisa membantu percepatan peningkatan perekonomian dan Pembangunan," pungkasnya.

Untuk diketahui di Banten terdapat 8 pemerintah daerah, yakni Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kota Serang dan Kota Tangerang Selatan.

WISATA
47 Ribu Orang Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tangerang saat Libur Lebaran 2026, Wisata Air Paling Favorit

47 Ribu Orang Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tangerang saat Libur Lebaran 2026, Wisata Air Paling Favorit

Kamis, 2 April 2026 | 16:47

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat tingginya angka kunjungan masyarakat ke sejumlah destinasi wisata selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.

KAB. TANGERANG
Viral Aksi Ojol Gagalkan Dugaan Percobaan Bunuh Diri Perempuan di Jembatan Cisauk–Kranggan

Viral Aksi Ojol Gagalkan Dugaan Percobaan Bunuh Diri Perempuan di Jembatan Cisauk–Kranggan

Kamis, 9 April 2026 | 12:41

Beredar video di media sosial seorang pengemudi ojek online (ojol) membantu menggagalkan dugaan percobaan bunuh diri yang dilakukan seorang perempuan di Jembatan Cisauk–Kranggan, Rabu 8 April 2026 siang.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill