Connect With Us

Masih Ingat Pantai Terkotor yang Viral Dibersihkan Pandawara? Begini Kondisinya Sekarang

Fahrul Dwi Putra | Senin, 22 April 2024 | 11:36

Kondisi Pantai Labuan, Kecamatan Pandeglang, Banten, kembali dipenuhi tumpukan sampah, Sabtu, 20 April 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pemandangan memprihatinkan terlihat di salah satu pantai di  Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Bagaimana tidak, tempat yang pernah dikunjungi oleh konten kreator Pandawara Group itu kini kembali kotor lagi.

Pantai Labuan Banten sempat viral pada Mei 2023 silam usai sekelompok pemuda tergabung dalam Pandawara Group menjuluki tempat tersebut sebagai pantai terkotor di Indonesia.

Pandwara Group kemudian bersama pemerintah daerah setempat dan warga sekitar bergotong-royong membersihkan Pantai Labuan hingga terlihat jauh lebih bersih dibanding sebelumnya.

Namun setelah lama tak terdengar, Pantai Labuan kembali menjadi kotor. Tampak sampah-sampah rumah tangga serta limbah tekstil seperti kain bekas dan boneka kembali menumpuk di sepanjang tepian pantai, hingga tak lagi terlihat pasir dari pantai tersebut.

Hal itu terlihat dalam unggahan akun X (Twitter) @namdoyan pada Sabtu, 20 April 2024. Sampah-sampah yang sebelumnya telah dibersihkan kini kembali memenuhi kawasan tersebut.

"Masih inget ga pantai terkotor se Indonesia yg dulu pernah viral & pernah dibersihin sama Pandawara Group & Warga sekitar? Ya ini keadaannya sekarang," tulis akun @namdoyan dikutip Senin, 22 April 2024.

Menurut salah satu warganet, kondisi Pantai Labuan kembali kotor lantaran sampah-sampah tersebut berasal dari kiriman. Selain itu, ada dugaan warga sekitar juga enggan membayar retribusi sampah yang disediakan Pemda. 

Akibatnya, sampah di Pantai Labuan berangsur-angsur mulai kembali menumpuk di sepanjang tepi pantai.

Kondisi itu pun menuai berbagai tanggapa dari warganet lainnya yang merasa miris.

"Padahal di situ kalo dibikin kopi senja, cocok banget buat nongkrong/santai, malah bisa mendatangkan cuan. Malah dibuangi sampah lagi kek begitu," komentar akun @iam_yan__.

"Sampah pantai tuh ternyata kiriman dari laut nya, jd bkn warga yg buang sampah disitu, mungkin ini case nya mirip, jd walaupun itu pantai udh dibersihin secara berkala pun, tiap hujan pasti sampah bakal kebawa ke pantai itu lagi," ujar akun @namakuaisah.

"Memang harus ada kesadaran dari warga lokal untuk hidup teratur, rapih, dan bersih, klo nggak ya percuma mau aksi peduli lingkungan sesering apapun," timpal akun @kungpaodickens.

BANTEN
Pemprov Banten-Pusat Rakor Bahas Kebutuhan dan Tagihan Listrik PJU Jalan Nasional

Pemprov Banten-Pusat Rakor Bahas Kebutuhan dan Tagihan Listrik PJU Jalan Nasional

Selasa, 19 Mei 2026 | 23:06

Masalah minimnya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) pada ruas jalan nasional di wilayah Provinsi Banten mendapat atensi serius.

BISNIS
Pertama di Tangerang, FBC Clinic Hadirkan Teknologi XERF untuk Pengencangan Kulit Tanpa Nyeri

Pertama di Tangerang, FBC Clinic Hadirkan Teknologi XERF untuk Pengencangan Kulit Tanpa Nyeri

Rabu, 20 Mei 2026 | 19:26

FBC Aesthetic and Revitalization Center, klinik estetika premium di Gading Serpong, Tangerang, meluncurkan XERF by Cynosure Lutronic, sebuah teknologi pengencangan (skin tightening) dan pengangkatan kulit (skin lifting) generasi terbaru.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

KOTA TANGERANG
Minta Warga Jangan Takut, Wali Kota Tangerang Sebut Pocong Takut dengan Lampu

Minta Warga Jangan Takut, Wali Kota Tangerang Sebut Pocong Takut dengan Lampu

Kamis, 21 Mei 2026 | 20:45

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya maupun terprovokasi isu kemunculan pocong jadi-jadian yang belakangan ramai dibicarakan warga di sejumlah wilayah Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill