Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional
Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54
Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.
TANGERANGNEWS.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten telah mempersiapkan langkah-langkah untuk memastikan pasokan listrik tetap aman selama upacara bendera di seluruh Provinsi Banten menjelang HUT ke-79 Republik Indonesia pada Sabtu, 17 Agustus 2024.
General Manager PLN UID Banten, Moch. Andy Adchaminoerdin mengungkapkan, PLN mulai menetapkan masa siaga dari 16 hingga 18 Agustus 2024.
Selama periode ini, PLN telah memperkuat jaringan listrik dengan mengerahkan 1.368 personel dan menyiapkan 40 lokasi siaga.
"Beberapa peralatan pendukung juga kami siapkan seperti mobil crane, Uninterrutible Power Supply (UPS), Unit Gardu Bergerak (UGB), Unit Trafo Bergerak (UTB), genset, hingga mobil deteksi. Semuanya kami siapkan untuk menunjang keandalan pasokan listrik selama masa siaga," ujar Andy.
Ia juga menyebutkan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terkait telah dilakukan melalui Unit Pelaksana (UP) untuk memastikan semua kebutuhan listrik selama puncak perayaan HUT RI dapat terpenuhi dengan baik, seperti tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, saat ini pasokan listrik di Banten dalam kondisi aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, termasuk untuk acara besar yang membutuhkan dukungan listrik tambahan.
"Masyarakat silahkan menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile, petugas kami akan dengan sigap melayani kebutuhan kelistrikan pelanggan," tambah Andy.
Selain itu, PLN UID Banten telah menyiapkan 32 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai lokasi strategis, yang dapat diakses melalui fitur Electric Vehicle di aplikasi PLN Mobile. Upaya ini dilakukan agar perayaan HUT RI ke-79 dapat berjalan dengan sukses.
TODAY TAGBeberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.
Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews