Connect With Us

PLN UID Banten Gelar Khitanan Massal dan Santunan di Labuan Pandeglang Banten 

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 10 Januari 2025 | 12:19

PLN UID Banten menggelar program Khitanan Massal di Masjid As-Salafie, Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, pada Selasa, 7 Januari 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Labuan menyelenggarakan program Khitanan Massal di Masjid As-Salafie, Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, pada Selasa, 7 Januari 2025.  

Acara ini dihadiri oleh General Manager PLN UID Banten, Moch. Andy Adchaminoerdin, yang akrab disapa Andy Acha, beserta jajaran, Ketua YBM PLN UID Banten, pengurus YBM PLN, serta masyarakat penerima manfaat.  

Sebanyak 28 anak dari wilayah Labuan dan sekitarnya mengikuti kegiatan khitanan. Selain itu, PLN membagikan sembako kepada 20 dhuafa dan memberikan santunan kepada 20 anak yatim. 

Program ini bertujuan untuk mendukung kesehatan anak-anak, membantu orang tua dalam memenuhi kewajiban khitan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.  

Dalam sambutannya, Andy Acha menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat melalui program sosial yang diinisiasi oleh Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN).  

"Kegiatan ini bagian dari komitmen PLN UID Banten untuk terus berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui program ini, kami tidak hanya membantu meringankan beban orang tua, tetapi juga mendukung kesehatan anak-anak di wilayah Labuan dan sekitarnya," ungkap Andy Acha.  

Ketua YBM PLN UID Banten Setyo Hariyanto menyampaikan apresiasinya kepada para muzaki yang telah mendukung berbagai program sosial YBM PLN. Ia menjelaskan, dana zakat yang dikelola YBM PLN disalurkan secara amanah ke berbagai sektor, seperti kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.  

"Semoga melalui sinergi ini, kita dapat terus memajukan Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program sosial yang bermanfaat," ujar Setyo.  

Taufik, salah satu orang tua peserta khitanan massal, menyampaikan rasa terima kasihnya atas inisiatif dari YBM PLN UID Banten. Sebagai seorang petani dengan kondisi ekonomi terbatas, ia merasa sangat terbantu dengan adanya program ini.  

"Saya tidak perlu khawatir soal biaya, dan anak saya bisa menjalani khitan dengan aman dan nyaman. Ini adalah berkah yang luar biasa, yang mungkin tidak bisa kami dapatkan di tempat lain," ungkap Taufik penuh haru.  

BANDARA
Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Senin, 12 Januari 2026 | 20:59

Cuaca buruk berupa hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang sejak pagi hari ini memicu gangguan besar pada operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Senin 12 Januari 2026.

KOTA TANGERANG
Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang Bakal Direvitalisasi Tahun Ini, Adaptasi Konsep Alun-alun Sempur Bogor

Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang Bakal Direvitalisasi Tahun Ini, Adaptasi Konsep Alun-alun Sempur Bogor

Senin, 12 Januari 2026 | 20:25

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan kembali merevitalisasi Alun-alun Ahmad Yani yanh ditargetkan rampung pada 2026.

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill