Connect With Us

Pastikan Siap Beroperasi, Bahlil Tinjau SPKLU PLN di Jalur Mudik Lebaran 2025  

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 16 Maret 2025 | 09:36

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia melakukan inspeksi ke Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Pelabuhan Merak, Banten, dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 H pada Kamis 13 Maret 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia melakukan inspeksi ke Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Pelabuhan Merak, Banten, dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 H pada Kamis 13 Maret 2025. 

Dalam kunjungannya, ia mengapresiasi kesiapan pasokan listrik dan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik yang telah disiapkan PT PLN untuk menghadapi musim mudik Lebaran.  

"Kami sampaikan bahwa alhamdulillah untuk persiapan listrik kita sampai dengan Hari Raya (Idulfitri) itu aman sekali. Kapasitas terpasang lebih dari 67 ribu megawatt (MW), beban puncaknya itu hanya sampai di 46 ribu MW. Jadi kita masih surplus sekitar 30 sampai 40 persen. Jadi secara umum untuk listrik insya Allah, tidak ada masalah," ujar Bahlil.  

Ia juga memastikan, infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik siap melayani pemudik yang menggunakan mobil listrik. 

PLN telah menambah jumlah SPKLU secara signifikan di jalur mudik Trans Sumatra dan Jawa untuk memastikan perjalanan pemudik lebih lancar.  

"Inilah bentuk kesiapan PLN dan Pemerintah dalam memberikan layanan terbaik kepada pengguna yang memakai mobil listrik. Jadi overall tidak ada masalah," tambahnya.  

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, PLN telah mengantisipasi peningkatan jumlah pengguna kendaraan listrik selama musim mudik Lebaran tahun ini dengan menambah jumlah SPKLU secara signifikan.  

"Kami memprediksi jumlah pengguna kendaraan listrik pada mudik lebaran tahun ini naik 5 kali lipat dibandingkan tahun lalu. Untuk itu PLN mengantisipasi dengan menambah jumlah SPKLU 7,5 kali lipat lebih banyak dibandingkan tahun lalu di titik dengan okupansi tinggi menjadi 800 unit," kata Darmawan.  

Dengan peningkatan tersebut, PLN kini menyiagakan 1.000 unit SPKLU di 615 lokasi di jalur mudik Trans Sumatra dan Jawa. Secara nasional, PLN dan mitranya telah menyediakan total 3.558 unit SPKLU di 2.412 titik strategis di seluruh Indonesia. Di setiap titik ini, lebih dari 6.000 personel disiagakan selama 24 jam untuk memastikan layanan berjalan optimal.  

"SPKLU telah tersedia di setiap rest area di sepanjang jalur mudik Trans Sumatra dan Jawa dengan rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 22 kilometer, sehingga kita harapkan insya Allah tidak ada antrean charging kendaraan listrik," tegas Darmawan.  

Ia juga memperkenalkan fitur Trip Planner pada aplikasi PLN Mobile yang dirancang untuk membantu pengguna kendaraan listrik selama perjalanan mudik. Dengan fitur ini, pengguna dapat mengetahui lokasi serta status ketersediaan SPKLU secara real-time.  

Caranya, pengguna hanya perlu klik untuk melihat apakah SPKLU tersedia atau sudah penuh. Warna biru menandakan tersedia, kuning berarti sebagian konektor terpakai, dan abu-abu berarti sudah penuh.  

Sebagai langkah antisipatif, PLN juga menyiapkan 12 unit SPKLU Mobile yang siap melayani pengguna kendaraan listrik di ruas tol Sumatra dan Jawa jika ada yang kehabisan daya di perjalanan. 

SPKLU Mobile ini bersifat fleksibel dan dapat bergerak antar kota maupun provinsi dengan lokasi siaga di titik strategis, seperti exit tol, agar dapat segera membantu pemudik yang membutuhkan.  

Untuk mendukung layanan ini, PLN menyediakan call center melalui nomor 08-777-11-12-123 khusus bagi pemudik yang membutuhkan bantuan pengisian daya darurat.  

Direktur Retail dan Niaga PLN Edi Srimulyanti menambahkan bahwa SPKLU di wilayah Banten, termasuk di Pelabuhan Merak, memiliki peran strategis dalam mendukung perjalanan pemudik yang menggunakan kendaraan listrik untuk menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatra dan sebaliknya.  

"Untuk di provinsi banten sendiri, PLN telah menyediakan 106 SPKLU di 64 titik lokasi dan ditambah dengan kerja sama dengan mitra sebanyak 147 SPKLU di 96 titik lokasi. Pada tiap lokasi SPKLU ini, kami juga menyiagakan personel siaga," tutup Edi.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill