Connect With Us

Keterlaluan, SPBU di Serang Banten Oplos BBM Pertamax demi Untung Rp2.700 per Liter

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 1 Mei 2025 | 10:34

Ilustrasi BBM di SPBU Pertamina. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pengelola SPBU 34.421.13 di Jalan Jendral Sudirman, Kota Serang, Banten, terbukti melakukan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dengan BBM olahan demi meraup keuntungan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, dari setiap liter yang dijual pengelola memperoleh untung hingga Rp2.700.

Wakil Direktur Kriminal Khusus Polda Banten AKBP Bronto Budiyono mengungkapkan, dua orang yang terlibat, yakni NS, 53, sebagai pengawas dan ASW, 40, selaku Manajer Operasional SPBU. 

Keduanya membeli BBM olahan seharga Rp10.200 per liter dari seseorang berinisial DH di Jakarta, lalu menjualnya di SPBU dengan harga eceran tertinggi (HET) pemerintah, yakni Rp12.900 per liter.

Untuk menyamarkan ciri BBM olahan, mereka mencampurkannya dengan 8.000 liter Pertamax resmi dari Pertamina Patra Niaga, agar warna dan tampilannya menyerupai Pertamax asli.

"Dengan tujuan untuk menyamakan warna seperti warna BBM jenis Pertamax dari Pertamina Patra Niaga, sehingga dapat dipasarkan atau dijual kembali," ujarnya dikutip dari Kompas, Kamis, 1 Mei 2025.

Pengoplosan itu terungkap setelah pengendara motor yang mengisi Pertamax di SPBU tersebut mengeluhkan kendaraannya brebet. 

Hasil uji laboratorium dari PT Pertamina di Plumpang pun menunjukkan kejanggalan: titik didih akhir (final boiling point/FBP) dari BBM tersebut mencapai 218,5 derajat Celsius—melebihi batas normal BBM Pertamax dari Pertamina yang hanya 215 derajat.

Sebagai barang bukti, polisi menyita 28.434 liter BBM oplosan yang tersimpan dalam tangki timbun di SPBU. Diketahui, total BBM olahan yang digunakan mencapai 18.000 liter, dan baru sekali dipasok dari Jakarta.

Atas perbuatannya, NS dan ASW dijerat dengan Pasal 54 UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja juncto Pasal 55 KUHP. Ancaman hukuman maksimalnya adalah enam tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill