Connect With Us

Imigrasi Banten Jadikan Desa di Pesisir Cilegon Percontohan Lawan Perdagangan dan Penyelundupan Orang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 10 November 2025 | 17:34

Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Banten Felucia Sengky Ratna mendorong Desa Pulo Panjang di Cilegon jadi percontohan pencegahan TPPO dan TPPM. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Imigrasi Banten bersama Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II TPI Cilegon meluncurkan komitmen strategis untuk mentransformasi Desa Pulo Panjang, sebuah desa binaan yang terletak di wilayah pesisir dan perbatasan.

Desa tersebut kini didorong menjadi desa percontohan dalam upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

Kegiatan sosialisasi dan pembinaan ini dibuka langsung oleh Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Banten Felucia Sengky Ratna, pada Senin 10 November 2025.

Kehadiran jajaran Imigrasi di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) ini menandai strategi baru dalam pengawasan keimigrasian.

“Tidak lagi cukup bagi Imigrasi hanya menunggu di kantor. Kami harus pro-aktif hadir hingga ke wilayah perbatasan dan sulit dijangkau, membangun kemandirian masyarakat sebagai garda terdepan pencegahan kejahatan lintas negara, khususnya TPPO dan TPPM,” tegas Felucia.

Menurut Felucia, transformasi desa binaan ini adalah strategi untuk membangun pertahanan dari tingkat akar rumput dan memutus mata rantai sindikat kejahatan transnasional.

"Sebab, kejahatan ini kerap memanfaatkan keterpencilan dan keterbatasan akses informasi masyarakat," jelasnya.

 

Membangun Pertahanan di Akar Rumput

Sosialisasi interaktif yang melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan warga Desa Pulo Panjang ini bertujuan memperkuat kesadaran masyarakat tentang bahaya dan modus operandi TPPO dan TPPM.

Warga Desa Pulo Panjang menyambut antusias inisiatif Imigrasi ini dan berkomitmen untuk bersama-sama mencegah praktik kejahatan lintas batas di lingkungan mereka.

Melalui model pemberdayaan ini, Kanwil Imigrasi Banten berharap dapat mereplikasi strategi serupa di desa-desa binaan lainnya.

"Tujuannya adalah memperkuat kedaulatan negara dari ancaman kejahatan transnasional dan memastikan perlindungan hukum bagi seluruh warga negara Indonesia," tegas Felucia.

TEKNO
Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:46

Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill