VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan
Senin, 21 September 2026 | 17:09
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TANGERANGNEWS.com-Para pedagang yang menggelar lapak di sekitaran Pondok Pesantren Istiqlaliyyah Cilongok, Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang merasa terbantu dengan acara Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani ke-64.
Meskipun acara haul akan digelar dua hari lagi, yakni Minggu, 6 November 2022, pedagang yang berjualan di sana dagangannya sudah cukup laris.
“Alhamdulillah, dengan adanya momen ini berkah bagi saya," ujar Ahmad Sarnubi, pedagang pakaian muslim, Jumat, 4 November 2022.
Pria asal Tanjung Pasir ini mengaku sebagai alumni Pesantren Al Istiqlaliyyah. Bersama teman-temannya, dia menjalankan bisnis pakaian, meski sudah lulus pesantren.
Baca juga: Ini Rincian Agenda Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani di Pasar Kemis Tangerang
Lapaknya terpajang kaos, kopiah, dan jaket hasil desain dan karya mereka sendiri yang harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp50 ribu sampai Rp100 ribu.
Sementara Thamrin, pedagang parfum yang berasal dari Serang mengungkapkan, sejak 2006 Thamrin berjualan di area masjid.
Keluarga pesantren memberi izin gratis untuk masyarakat yang berdagang. “Parfum dari harga Rp5 ribu sampai Rp10 ribu tergantung pesanan. Saya pengajian sambil cari rezeki,” ungkapnya.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TODAY TAGGubernur Banten Andra Soni memberikan santunan sekaligus dukungan moril secara langsung kepada keluarga dua jurnalis yang hilang dalam perjalanan menuju Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Jumat 25 September 2026.
Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews