Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Para pedagang yang menggelar lapak di sekitaran Pondok Pesantren Istiqlaliyyah Cilongok, Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang merasa terbantu dengan acara Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani ke-64.
Meskipun acara haul akan digelar dua hari lagi, yakni Minggu, 6 November 2022, pedagang yang berjualan di sana dagangannya sudah cukup laris.
“Alhamdulillah, dengan adanya momen ini berkah bagi saya," ujar Ahmad Sarnubi, pedagang pakaian muslim, Jumat, 4 November 2022.
Pria asal Tanjung Pasir ini mengaku sebagai alumni Pesantren Al Istiqlaliyyah. Bersama teman-temannya, dia menjalankan bisnis pakaian, meski sudah lulus pesantren.
Baca juga: Ini Rincian Agenda Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani di Pasar Kemis Tangerang
Lapaknya terpajang kaos, kopiah, dan jaket hasil desain dan karya mereka sendiri yang harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp50 ribu sampai Rp100 ribu.
Sementara Thamrin, pedagang parfum yang berasal dari Serang mengungkapkan, sejak 2006 Thamrin berjualan di area masjid.
Keluarga pesantren memberi izin gratis untuk masyarakat yang berdagang. “Parfum dari harga Rp5 ribu sampai Rp10 ribu tergantung pesanan. Saya pengajian sambil cari rezeki,” ungkapnya.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGMenonton serial bertema kriminal memang selalu memberikan sensasi tersendiri bagi para pecinta hiburan. Mulai dari kasus pembunuhan misterius, aksi mafia internasional, hingga permainan psikologi antara polisi dan penjahat
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews