Fenomena Sarjana Pengangguran
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang menggelar Urban Festival, di Alun-alun Ahmad Yani, Kota Tangerang, yang dilaksanakan selama dua hari pada 21 dan 22 November 2022. Kegiatan ini turut meramaikan perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten 2022.
"Festival ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata, terkait dengan atlet-atlet yang datang dari delapan Kota/Kabupaten se-Provinsi Banten, setelah bertanding bisa menikmati kegiatan Urban Festival," ujar Kepala Bidang Pariwisata Kota Tangerang Adrial Karami.
Urban Festival ini menampilkan pertunjukan musik dan dance anak-anak muda usia 15 hingga 30 tahun, dari seluruh Kota/Kabupaten di Provinsi Banten. Mereka sekaligus bertanding dalam lomba grup band dan grup modern dance yang masing-masing diikuti 15 peserta.
Band Sanggar Seni Madendra perwakilan dari Kabupaten Serang yang turut tampil menyampaikan kegiatan ini bagus untuk anak muda agar dapat berkreasi dalam musik.
"Kegiatan ini bagus untuk anak-anak muda berkreasi di depan umum, karena sekarang tidak banyak anak muda yang berkreasi apalagi memadukan kearifan lokal," ucapnya.
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TODAY TAGMenyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) tidak hanya mempercantik kawasan terminal dengan ribuan ornamen merah putih, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivasi interaktif
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews