Connect With Us

Ada 4 Peringatan di 6 Februari, Salah Satunya Hari "Sunat" Perempuan Sedunia

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 6 Februari 2025 | 11:03

Ilustrasi Hari Internasional Tanpa Toleransi Terhadap Mutilasi Alat Kelamin Perempuan (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Tanggal 6 Februari 2025, yang jatuh pada hari Kamis, menandai sejumlah hari peringatan di dunia. Meskipun di Indonesia sendiri sebetulnya tidak ada hari nasional yang diperingati pada hari itu seperti dilansir dari DetikCom.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah peringatan mengenai empati atas tradisi "sunat" kepada perempuan atau disebut dengan Hari Internasional Tanpa Toleransi Terhadap Mutilasi Alat Kelamin Perempuan.

Hari Internasional Tanpa Toleransi Terhadap Mutilasi Alat Kelamin Perempuan

Peringatan pertama ini ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2012. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran dan menggerakkan upaya global agar praktik mutilasi alat kelamin perempuan, yang mencakup pemotongan atau penjahitan sebagian atau seluruh alat kelamin luar perempuan dapat segera dihentikan. 

Praktik yang sudah ada sejak zaman sebelum kedatangan agama-agama besar ini masih terjadi di beberapa komunitas, terutama di negara-negara Sub-Sahara dan Arab. Dampaknya pun sangat merugikan, mulai dari risiko pendarahan, persalinan macet, hingga trauma psikologis pada perempuan dan anak perempuan.

Hari Belanja Valentine 

Di sisi lain, tanggal 6 Februari juga diperingati sebagai Hari Pengingat Belanja Valentine Nasional di Amerika Serikat. Peringatan ini dibuat untuk mengingatkan masyarakat agar tidak lupa menyiapkan hadiah bagi orang terkasih menjelang Hari Valentine pada 14 Februari. 

Diadakan dua kali menjelang hari kasih sayang, yakni pada tanggal 6 dan 13 Februari, peringatan ini bertujuan agar hadiah yang dipesan tepat waktu dan tidak terjadi keterlambatan pengiriman.

Hari Optimis 

Selain itu, ada juga Hari Optimis yang dirayakan setiap Kamis pertama bulan Februari. Awalnya diusulkan oleh Optimist Club of America pada tahun 1909, peringatan ini diciptakan untuk mendorong semangat positif dan optimisme di antara berbagai kalangan masyarakat.

Setelah melalui proses perundingan, hari optimis resmi diperingati pada hari Kamis pertama di bulan Februari sejak tahun 2013, sebagai bentuk penghargaan terhadap prestasi dan dedikasi relawan serta pemuda yang berupaya membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Hari Waitangi

Tak ketinggalan, di Selandia Baru tanggal 6 Februari juga diperingati sebagai Hari Waitangi, yang merupakan momen bersejarah untuk mengenang penandatanganan Perjanjian Waitangi pada tahun 1840. 

Perjanjian ini menjadi fondasi pendirian pemerintahan di Selandia Baru dan diperingati secara resmi sebagai hari libur nasional. Sejak awal perayaannya, hari Waitangi selalu menjadi simbol penghargaan terhadap kesepakatan antara perwakilan Kerajaan Inggris dan suku Māori yang telah menyatukan negara tersebut.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

SPORT
Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Senin, 12 Januari 2026 | 11:38

Persita Tangerang berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-0 pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 dalam laga yang berlangsung di Indomilk Arena, Jumat, 9 Januari 2026, lalu.

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill