Connect With Us

80 Brand Ramaikan DRP Paris di JF3 SMS Tangerang, Ada dari Prancis dan Jepang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 1 Agustus 2025 | 22:31

Founder DRP Paris Boris Vey (kiri) dan Chairman JF3 Soegianto Nagaria (tengah) melihat produk brand asal Prancis yang dipamerkan di DRP Paris dalam rangkaian event JF3 2025 di Summarecon Mall Serpong. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-JF3 Fashion Festival 2025 kembali diramaikan DRP Paris yang digelar selama 12 hari penuh dari tanggal 30 Juli hingga 10 Agustus 2025 di Summarecon Mall Serpong (SMS) Tangerang.

Setelah sukses pada edisi perdananya tahun lalu, festival budaya urban dan streetwear internasional ini menghadirkan lebih dari 80 booth yang telah dikurasi secara ketat dan terintegrasi dengan DRP Paris.

75 booth di antaranya diisi oleh brand-brand lokal Indonesia seperti Lakon Indonesia, Untold, Fuguku, Oxford Society, BNS Hype, Cosmonauts, Denim it up, Bespoke, Future Loundry, Russ & Co, PortoX dan masih banyak lagi, yang masing-masing membawa karakter dan semangat muda Indonesia yang autentik.

Boris Vey, Founder DRP Paris mengatakan pada tahun ini pihaknya menghadirkan lima brand internasional, yakni empat dari Prancis dan satu dari Jepang. 

"Ada brand streetwear populer dari Prancis seperti Pablo T-Shirt Factory, Pierre Bassene, Protect The Children, Please Paulo Stop Cappin, serta satu brand asal Jepang, Paja Studio," katanya, Jumat 1 Agustus 2025.

Boris menilai Indonesia banyak memiliki brand dan desainer yang bagus, meski ia baru dua kali datang ke negara ini. Ia melihat banyak kreatifitas di Indonesia, terutama di Jakarta yang penduduknya multi kultural.

"Saya lihat banyak sekali kreator yang keren-keren, brand sepatu bagus. Saya kira karena keragaman budaya yang unik di Jakarta. Jadi keragaman budaya artinya kreativitas," jelasnya.

Menurutnya, agar brand-brand lokal ini bisa berkembang harus perkuat penjualan di dalam negeri, jangan terlalu fokus menargetkan pasar internasional seperti Paris.

"Saat ini banyak yang mau ke Paris, tapi banyak brand yang keren justru kuat di lokal market, itu tidak buruk. Kadang kamu harus temukan jalan mu sendiri, semua brand mau terkenal dan itu butuh berabad-abad. Jadi penting untuk brand develop di marketnya sendiri," tegasnya.

Tidak hanya apparel, pengunjung dapat menjelajahi ragam produk seperti sneakers, parfum, tas, mainan koleksi, hingga makanan dan minuman khas gaya hidup urban.

Soegianto Nagaria, Chairman JF3 mengatakan sejak awal JF3 didesain sebagai ruang kolaboratif antara pelaku industri lokal dan platform global.

Dengan dukungan fasilitas dan konektivitas yang dimiliki Summarecon Malls, pihaknya membuka berbagai peluang bagi pelaku industri yang siap memenuhi standar internasional.

"CODE.STRT by DRP adalah salah satu bentuk nyata bahwa kami membuka akses bagi brand muda yang berpotensi untuk berpartisipasi dalam arus tren dunia. Kami percaya anak muda Indonesia layak mendapat panggung internasional, dan JF3 hadir untuk mewujudkannya," ujarnya.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

SPORT
Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.

TEKNO
Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:46

Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill