Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Bandar Lampung melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kunker tersebut diterima langsung oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Arsyad Husen di Gedung Serba Guna.
Jumlah rombongan dari Kabupaten Lampung Selatan kurang lebih sebanyak 100 orang, kunjungan tersebut terkait dengan masalah desa / (BPD), Kamis (23/10).
Selain berkunjung ke pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang, rencannya rombongan dari Lampung tersebut akan berkunjung ke Desa Pagedangan Kecamatan Pagedangan untuk melihat desa tersebut yang meraih peringkat 6 Nasional pada lomba desa.
Rombongan kunjngan kerja dari Lampung Selatan dipimpin oleh Firman Mintaqo S.E selaku Asisten daerah Bidang Pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan.
Adapun maksud dan tujuandari kunjungan tersebut adalah untuk melihat perkembangan daerah di kabupaten Tangerang terutama pengembangan desa serta peran serta BPD dalam membangun desa.
“Kita jauh-jauh ke Tangerang ini selain bersilaturahmi kita juga mau melihat perkembangan salah satu desa di Kabupaten Tangerang yang masuk tingkat Nasional dan akan kita jadikan contoh untuk Kabupaten Lampung Selatan kedepannya,” ujar Firma Mintaqo.
“Kita juga membawa semua BPD yang ada di Lampung Selatan untuk ikut serta dalam kunjungan ini agar mereka bisa melihat langsung salah satu desa di Kabupaten Tangerang ini,” lanjut Firman. (RAZ)
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGSebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews