Connect With Us

Lagi Ngecer Pakong, Wahyu dan Usin ditangkap di Kutabumi Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 13 Maret 2015 | 20:20

Ilustrasi Judi (Istimewa / TangerangNews)

 

TANGERANG-Petugas Polsek Rajeg, Kabupaten Tangerang berhasil menyergap dua pengecer pakong kelas teri di Kampung Pangodokan, Kutabumi, Kabupaten Tangerang, Jumat (13/3).

Keduanya bernama Wahyu,36, dan Usin,48. Mereka tak berkutik ketika tim buser Polsek Rajeg menggerebek sekitar pukul 00.30 WIB.

Sementara pemasang berhamburan menyelamatkan diri, ketika keduanya ditangkap.


   Menurut Kapolsek Rajeg AKP Teguh Kuswantoro, pengungkapan judi pakong berawal dari informasi warga yang menyebutkan setiap malam di lokasi ada penampung judi jenis pakong.


  Petugas Buser kemudian melakukan penyelidikan dan pengintaian dekat lokasi. Setelah memastikan ada perjudian pakong, pihaknya langsung melakukan penggerebekan tersangka.


   Petugas menyita beberapa alat penunjang judi antara lain buku mimpi dua lembar,buku rekapan pemasang, buku tafsir, 3 Hp dan uang Rp300 ribu sebagai barang bukti. “Tersangka kami jerat pasal 303 KUHP tentang perjudian," jelas Kapolsek.

KAB. TANGERANG
Gegara Bakar Sampah, 9 Lapak Rongsokan di Tangerang Ludes Dilalap si Jago Merah

Gegara Bakar Sampah, 9 Lapak Rongsokan di Tangerang Ludes Dilalap si Jago Merah

Rabu, 25 Februari 2026 | 23:57

Sebanyak sembilan lapak barang bekas di Jalan Raya Prancis, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, terbakar hebat, Rabu 25 Februari 2026, malam.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill