Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANG-Warga Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang tetap bersikap tidak akan mau digusur oleh Pemkab Tangerang meski akan ada pertemuan lanjutan dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Hal itu ditegaskan pasca Ombudsman mempertemukan mereka dengan Zaki pada Jumat (20/5/2016).
Tokoh masyarakat Dadap, Syaiful mengatakan hal itu Senin (23/5/2016). Menurutnya, dari pertemuan di Ombudsman warga masih tetap pada pendapatnya, untuk menolak penggusuran.
“ Tetapi Bupati maunya ngegusur, ya enggak ketemu," kata Syaiful.
Saat ini, kata dia, Dadap sudah bebas dari semua praktik prostitusi yang sempat marak di Dadap Ceng In. Tak ada alas an lagi bagi Pemkab Tangerang untuk melakukan penggusuran yang kini lebih banyak dihuni oleh nelayan.
Sementara itu, kuasa hukum warga Dadap dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Tigor Hutapea mengungkapkan, Zaki telah meminta kepada warga agar bersedia bertemu kembali pada Senin (23/05/2016). Namun, warga meminta agar pertemuan tersebut diundur hingga Rabu (25/5/2016).
"Biar nanti ada perwakilan dari Ombudsman,” katanya.
Dia juga menerangkan, dari hasil pertemuan pertama di Kantor Ombudsman, penertiban disepakati untuk diundur dan Pemkab Tangerang bersama warga diminta berkumpul untuk berdialog kembali mengenai rencana penertiban tersebut.
TODAY TAGPotensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews