Connect With Us

Warga Dadap Tegaskan Tetap Menolak Penggusuran

Denny Bagus Irawan, Dena Perdana | Senin, 23 Mei 2016 | 17:38

Kampung Nelayan Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANG-Warga Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang tetap bersikap tidak akan mau digusur oleh Pemkab Tangerang meski akan ada pertemuan lanjutan dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Hal itu ditegaskan pasca Ombudsman mempertemukan mereka dengan Zaki pada Jumat (20/5/2016).

  

Tokoh masyarakat Dadap, Syaiful mengatakan hal itu Senin (23/5/2016). Menurutnya, dari pertemuan di Ombudsman warga masih tetap pada pendapatnya, untuk menolak penggusuran.

“ Tetapi Bupati maunya ngegusur, ya enggak ketemu," kata Syaiful.

Saat ini, kata dia, Dadap sudah bebas dari semua praktik prostitusi yang sempat marak di Dadap Ceng In. Tak ada alas an lagi bagi Pemkab Tangerang untuk melakukan penggusuran yang kini lebih banyak dihuni oleh nelayan.

Sementara itu, kuasa hukum warga Dadap dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Tigor Hutapea mengungkapkan, Zaki telah meminta kepada warga agar bersedia bertemu kembali pada Senin (23/05/2016). Namun, warga meminta agar pertemuan tersebut diundur hingga Rabu (25/5/2016).

"Biar nanti ada perwakilan dari Ombudsman,” katanya.

Dia juga menerangkan, dari hasil pertemuan pertama di Kantor Ombudsman, penertiban disepakati untuk diundur dan Pemkab Tangerang bersama warga diminta berkumpul untuk berdialog kembali mengenai rencana penertiban tersebut.

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Selasa, 3 November 2026 | 22:40

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana mengurus kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Jatimulya, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, bernama Siti Rohaya yang diduga menjadi korban penyiksaan oleh majikannya

SPORT
Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Selasa, 3 November 2026 | 21:01

Cabang olahraga (cabor) sepak bola putri pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 dipastikan batal dipertandingkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill