Connect With Us

Tarik Minat Investor, Pemkab Tangerang Siapkan Regulasi Pembangunan Industri

Mohamad Romli | Senin, 11 September 2017 | 18:30

Ahmad Supriadi, anggota Pansus Raperda Pembangunan Industri Kabupaten Tangerang 2017-2037, Senin (11/9/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Pemkab Tangerang terus memacu pertumbuhan jumlah industri di wilayah yang dikenal dengan kota 1001 industri. Bahkan, saat ini bersama DPRD Kabupaten Tangerang, kota yang memiliki luas 959,61 Km persegi tersebut tengah menyusun kebijakan proyeksi pembangunan industri untuk 20 tahun ke depan dalam bentuk peraturan daerah (perda).

"Perda ini menjadi peluang yang baik bagi Kabupaten Tangerang dari sisi institusi pemerintah daerah dan juga investor untuk berinvestasi," ujar Ahmad Supriadi, anggota Pansus Raperda Pembangunan Industri di Kabupaten Tangerang 2017-2037 di ruang kerjanya, Senin (11/9/2017). BACA JUGA : Bupati Dukung Pembangunan MRT Hingga Balaraja

Politisi yang juga menjabat Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang ini juga mengatakan, Raperda tersebut menjadi peluang bagi masyarakat Kabupaten Tangerang karena adanya perluasan kesempatan kerja di sektor industri.

"Grand desain Raperda ini menjaga industri yang saat ini sudah ada juga membuka industri baru," tambahnya.

Untuk itu, Raperda ini menurutnya tidak perlu menjadi momok bagi pengusaha yang lokasinya tidak berada di kawasan industri, karena industri yang sudah ada tidak akan diusik, justru akan didukung pertumbuhannya.

"Tidak perlu ada kekhawatiran industri yang berada di kawasan perumahan misalnya, karena tidak perlu relokasi pabriknya," jelasnya. BACA JUGA : Kota Tangerang Tuan Rumah Pameran Industri Teknologi Tingkat Provinsi

Raperda ini justru diharapkan dapat mendatangkan investor baru untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Tangerang, namun untuk mewujudkan hal tersebut, perlu mempersiapkan infrastruktur yang dibutuhkan.

"Ini juga menjadi kesempatan menata kembali dan menumbuhkan industri yang baru. Industri yang lemah menjadi kuat dan yang kuat menjadi lebih kuat lagi," tukasnya.(RAZ)

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill