Connect With Us

Ketua Kadin Terpilih Lirik Potensi Industri di Tangerang

Mohamad Romli | Rabu, 4 Oktober 2017 | 19:00

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tangerang Didik Setiawan. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tangerang menetapkan Didik Setiawan sebagai ketua untuk periode 2017-2021.

Didik adalah calon tunggal dan terpilih secara aklamasi dalam Mukab yang digelar di hotel Arya Duta, Lippo Karawaci, Rabu (4/10/2017). Usai ditetapkan sebagai Ketua Kadin yang baru, Didik telah menyiapkan berbagai program kerja.

BACA JUGA : Kadin Banten Digugat Pengurus Tangsel

Pria yang berprofesi sebagai konsultan ratusan perusahaan tersebut melirik potensi industri di Kabupaten Tangerang yang menurutnya masih banyak memberikan peluang bagi pengusaha yang tergabung dalam organisasi tersebut. 

Didik menyebutkan, misalnya ribuan buruh di Kabupaten Tangerang membutuhkan pemukiman, sehingga salah satu program yang ia canangkan adalah membangun perumahan untuk kelompok buruh. 

"Dari ribuan jumlah buruh tersebut hanya beberapa persen yang sudah memiliki rumah. Kita gagas kerja sama dengan pengembang Kadin untuk membangun perumahan untuk karyawan," ujarnya.

Selain itu, potensi penerimaan berupa gaji karyawan pun menurutnya bisa menjadi peluang ekonomi yang besar jika dikelola secara kelembagaan oleh perbankan lokal, Didik pun menggagas akan membangun bank di Kabupaten Tangerang. 

"Uang yang beredar di Kabupaten Tangerang (dari sektor buruh) kurang lebih Rp2,3 triliun setiap bulannya.  Kita bicarakan dengan pihak pemerintah daerah apakah memungkinkan kita membangun bank karyawan," tambahnya. 

BACA JUGA : Kadin Banten Sahkan Careteker Tangsel, Kemal Pasya Minta Maaf

Didik juga mengatakan, 2018 akan dibangun dua sampai empat kawasan industri baru di Kabupaten Tangerang.  Peluang ini ditekankan Didik menjadi peluang juga pihaknya membangun kemitraan dengan sektor industri.

"Peluang ini selama ini belum kami garap dengan baik, padahal bisa menyerap karyawan dan potensi pembangunan fisik industrinya," imbuhnya. 

Sektor usaha kecil dan menengah (UKM) juga menjadi fokus perhatiannya. Dia berencana menyiapkan beberapa program untuk mendorong sektor usaha tersebut agar terus berkembang.(DBI/HRU)

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill