Connect With Us

Tebar Simpati, Relawan Buruh Sahabat Jokowi Bersihkan Pasar Cikupa

Maya Sahurina | Rabu, 8 Agustus 2018 | 16:21

Relawan Buruh Sahabat Jokowi menggelar kegiatan bakti sosial membersihkan area pasar Cikupa, Rabu (8/8/2018). (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Ratusan orang yang tergabung dalam relawan buruh sahabat Jokowi memilih menggelar bakti sosial untuk mensosialisasikan calon presiden mereka di Pemilihan Presiden 2019 mendatang. Relawan tersebut membersihkan area pasar Cikupa, Rabu (8/8/2018).

Tampak sekitar 120 orang relawan terjun ke pasar itu. Mereka menyapu dan mengangkut sampah pasar itu.

pasar

Aksi relawan ini mengundang perhatian warga yang sedang berbelanja. Menurut warga, aksi demikian lebih mengena dibandingkan pengerahan massa.

“Sesekali buruh memang harus seperti ini, jangan turun saat demonstrasi saja,” ucap Mirna, salah seorang warga yang tengah berbelanja di pasar tersebut.

Dikatakan Ahmad Supriyadi, Ketua Relawan Buruh Sahabat Jokowi, kegiatan bakti sosial sengaja dipilih relawan Jokowi itu dibandingkan dengan pengerahan massa dan penggalangan opini. Karena, dengan kegiatan itu diharapkan muncul rasa simpati dari masyarakat.

“Kegiatan ini dikemas dengan sederhana. Mencoba kegiatan yang menuai simpati masyarakat dari pada sekedar membuat kegiatan yang mengerahkan massa, penggiringan opini, seolah-olah untuk tidak memilih calon presiden tertentu,” bebernya.

Aksi simpatik itu juga sekaligus meniru perilaku Jokowi yang lebih mengutamakan kerja nyata daripada berwacana. Sehingga, jelang perhelatan politik pemilihan presiden 2019, kinerja Jokowi tersosialisasikan dengan baik kepada publik. 

“Semoga dengan kegiatan ini masyarakat mengingat hal-hal baik yang sudah dilakukan oleh pak Jokowi selama empat tahun ini menjadi presiden,” katanya kepada TangerangNews.com.

Menurut anggota DPRD Kabupaten Tangerang fraksi PDI Perjuangan ini juga, kegiatan tersebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya sekedar membersihkan pasar, namun juga kegiatan sosial lainnya.

“Kita akan membuat kegiatan secara simultan, pasti akan ada kegiatan lain, diantaranya santunan kepada anak yatim dan janda jompo, sudah terencana,” tandasnya.

Ditambahkan Rea, relawan dari pengurus pusat kelompok tersebut, selain di Tangerang, mereka juga akan menggelar kegiatan serupa dibeberapa kota lainnya di Jawa, seperti Karawang, Kuningan, hingga Semarang.

“Hari ini kegiatan perdana, dan akan berlanjut ke kota-kota lainnya,” katanya.(RMI/HRU)

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill