Connect With Us

Jalan Raya Serang Tangerang Kumuh Akibat Galian Tanah

Maya Sahurina | Rabu, 8 Agustus 2018 | 17:55

Terlihat tanah berserakan di trotoar Jalan Raya Serang, Cikupa, Rabu (8/8/2018). (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Aktivitas galian tanah di Jalan Raya Serang, Cikupa membuat kumuh, pasalnya tanah berserakan ke area jalan.

Pantauan TangerangNews.com, Rabu (8/8/2018), tumpukan tanah itu berasal dari aktivitas galian untuk pemasangan kabel.

proyek

Tampak aktivitas pelebaran jalan di jalan Pemda Tigaraksa.

Tanah dibiarkan menumpuk meski sebagian dikemas dalam karung. Namun, sebagian tanah itu dibiarkan menumpuk bahkan berserakan ke area jalan.

Pejabat Bupati Tangerang Komarudin pun angkat bicara ketika dikonfirmasi awak media. Ia meminta pelaksana proyek tersebut untuk segera membenahi tumpukan tanah tersebut karena area jalan itu akan dilalui oleh rombongan atlet dan official cabang olahraga modern penthatlon di Tigaraksa.

"Besok kami akan panggil pelaksana proyeknya," kata Komarudin saat menjadi narasumber diskusi dengan PWI Kabupaten Tangerang di Tigaraksa.

Selain tumpukan tanah, Komarudin juga menyinggung aktivitas pelebaran jalan Pemda Tigaraksa. Saat ini, aktivitas pelebaran jalan itu sedang berlangsung. Namun dalam aktivitasnya, pelaksana proyek tidak memasang papan penutup, selain dianggap membahayakan pengendara, juga turut merusak pemandangan area tersebut.

"Kami juga akan panggil pelaksana proyeknya, dan akan kami berikan dua opsi, menghentikan dulu aktivitasnya atau pasang papan penutup yang ditempeli spanduk Asian Games," tukasnya.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

NASIONAL
Kanker Payudara Stadium Lanjut Bukan Akhir Segalanya, Simak Terapi Modern Fokus Kendalikan Sel

Kanker Payudara Stadium Lanjut Bukan Akhir Segalanya, Simak Terapi Modern Fokus Kendalikan Sel

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05

Mendengar diagnosis kanker payudara stadium lanjut kerap memicu kepanikan, rasa sedih, hingga perasaan putus asa pada pasien dan keluarga. Kondisi ini sering kali dianggap sebagai garis akhir karena penyakit dinilai sudah sulit disembuhkan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill