Connect With Us

Sehari, Dua Buruh Tabrakan di Cikupa, Satu Tewas

Mohamad Romli | Kamis, 30 Agustus 2018 | 18:00

Kecelakaan di Jalan Raya Serang, Cikupa, Kamis (30/8/2018). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa pertama sekitar pukul 16.30 WIB di KM 17, Desa Bojong, Cikupa. Pantauan TangerangNews.com di lokasi, dua kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah sepeda motor Honda Beat nopol B-6420-GUM dengan truk bermuatan gas nopol B-9167-FIA.

Dituturkan Ngatiman, sopir truk tersebut, saat itu kondisi lalu lintas sedang macet, karena di ruas jalan tepatnya di depan kantor PLN itu sedang ramai kendaraan. Ia mengaku sedang pecah konsentrasi karena dikiri kanannya sedang lalu lalang sepeda motor.

"Saya jalan pelan mas, karena sedang macet. Dikiri kanan saya dipepet sepeda motor," katanya.

Ternyata, saat itu, korban hendak mendahului truk yang sedang melaju ke arah Balaraja itu dari sisi kiri. Sementara, saat itu juga sedang ada mobil yang terparkir di badan jalan.

"Saya enggak lihat ada motor mau mendahului, karena sedang pecah konsentrasi. Mungkin kecepatan tinggi mendahului dari kiri, tapi terhalang mobil yang sedang parkir. Lalu buang ke kanan dan membentur truk saya," bebernya.

Saat terjatuh itulah, korban kemudian terlindas ban truk hingga mengakibatkan luka berat di bagian kepala.

Berdasarkan keterangan petugas Kepolisian di lokasi, korban adalah Ari Wibowo, warga Kampung Pasir Bolang, Tigaraksa.

"Korban karyawan PT Chingluh, Cikupa," singkatnya.

Jasad korban kemudian di evakuasi ke RSUD Tangerang. Sementara salah seorang aggota keluarga korban yang mendapatkan kabar duka itu tak kuasa menahan diri, bahkan pingsan di lokasi kejadian.

Selang sekitar dua jam kemudian, sekitar pukul 18.30 WIB, kecelakaan kembali terjadi di KM 18. Dua orang buruh pabrik tersungkur ke aspal setelah hampir tersenggol angkot Balaraja-Cimone yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi arah Cimone.

"Sopir angkot tersebut sedang emosi, ngejar sepeda motor yang menendang angkotnya," kata salah seorang rekan korban di lokasi.

Namun, dalam peristiwa itu, tidak jatuh korban jiwa, hanya luka ringan dialami pengendara sepeda motor Yamaha Mio berwarna merah tersebut.(MRI/RGI)

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

KAB. TANGERANG
Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:21

Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali digelar di halaman Gedung Usaha Daerah (GUD) Tigaraksa, Kamis 15 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill