Connect With Us

Sampah Menumpuk di Muara Cisadane Tangerang

Mohamad Romli | Kamis, 21 Februari 2019 | 21:13

Tampak banyaknya tumpukan sampah di muara utara Sungai Cisadane, Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Berbagai jenis sampah menumpuk di muara utara Sungai Cisadane, Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Kamis (21/2/2019).

Tumpukan sampah itu terbawa arus sungai Cisadane yang membentang mulai dari Kabupaten Bogor dan bermuara di desa tersebut.

Dikatakan Abdul Gofur, pegiat lingkungan hidup desa setempat, plastik adalah jenis sampah yang mendominaai. Bahkan, area seluas sekitar satu kilometer di lokasi itu, telah tertutup oleh sisa konsumsi manusia tersebut.

"Hal demikian sudah berlangsung lama, karena arus sungai Cisadane setiap saat membawa sampah. Puncaknya saat debit air meningkat," ungkapnya.

Selain membuat kotor muara sungai, sampah juga menyebabkan terjadinya sendimentasi sungai, sehingga perahu nelayan tidak lagi leluasa hilir mudik menuju lautan.

"Sampah ini kadang mengganggu mesin perahu nelayan, juga semakin membuat mulut muara dangkal akibat sendimentasi," jelasnya.

Selain berdampak pada aktivitas nelayan, Gofur juga mengkhawatirkan tanaman mangrove di lokasi itu. Pegiat Komunitas Tabur Mangrove ini, sebuah organisasi lingkungan hidup di desa setempat tersebut mengaku kerap menemukan mangrove yang ditanamnya terganggu pertumbuhannya akibat tertimpah oleh sampah.

"Jika usai banjir, sampah-sampah plastik ini menuntupi pohon mangrove yang kami tanam, bahkan kadang ada yang mati," keluhnya.

Belum ada upaya serius dari pemerintah setempat untuk mengatasi sampah di lokasi muara Cisadane itu. Namun kata pemuda berusia 23 tahun ini, lokasi tersebut akan dijadikan ruang edukasi bagi pelajar yang kerap menanam mangrove bersama komunitasnya.

"Lokasi ini jadi media edukasi dan penanaman mangrove. Semoga terbangun kesadaran lingkungan," tukasnya.(RMI/HRU)

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill