Connect With Us

Tidak Aktif, 301 Koperasi di Kabupaten Tangerang Terancam Dibubarkan

Maya Sahurina | Rabu, 17 Juli 2019 | 15:26

Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan Usaha Menengah (Dinkop-UM) Kabupaten Tangerang Ratnawati. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Ratusan koperasi di Kabupaten Tangerang terancam dibubarkan oleh pemerintah daerah setempat. Pembubaran itu dilakukan karena koperasi tersebut tidak aktif dan tidak bertanggung jawab soal keuangan.

Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan Usaha Menengah (Dinkop-UM) Kabupaten Tangerang Ratnawati mengatakan saat ini, dari total 1203 koperasi yang ada, sebanyak 301 diantaranya akan dibubarkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

"Bila tidak ada perbaikan, maka diusulkan kepada Kementerian untuk dibubarkan karena tidak memenuhi aturan, tidak ada laporan pertanggung jawaban keuangan dan tidak ada anggotanya," kata Ratna, saat di kantornya, Rabu (17/7/2019).

BACA JUGA:

Menurutnya pengelolaan koperasi tersebut kurang diperhatikan sehingga anggota, manajemen dan keuangannya tidak sehat. Rencananya koperasi akan dibubarkan secara bertahap selama beberapa tahun.

“Untuk pemberhertiannya nanti bertahap, tidak setiap tahun, namun hingga saat ini sebanyak 301 yang akan dibubarkan," ujar Ratna. 

Ratnawati mengatakan koperasi yang beroperasi di Kabupaten Tangerang bergerak pada bidang simpan pinjam, produsen, konsumen, jasa serta bidang pemasaran. Keberadaan koperasi dinilai sangat membantu masyarakat.

"Sebenarnya jika ada koperasi di setiap desa, sangat membantu masyarakat yang tidak mampu. Program ini bisa ditingkatkan lagi," pungkasnya.(RAZ/RGI)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill