Connect With Us

Gorok Lehernya Sendiri, Pekerja Bangunan di Masjid Teluknaga Tewas

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 19 Desember 2019 | 17:31

Jenazah almarhum Mustopa Kamal, 30 tahun. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Mustopa Kamal, 30, tewas setelah bunuh diri dengan cara menggorok lehernya sendiri menggunakan alat gerinda di Masjid Al-Hasaniyah, Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Kanit Reskrim Polsek Teluknaga Ipda Deden Hary mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (18/12/2019) pukul 19.30 WIB. Korban merupakan pekerja bangunan di masjid yang menjadi lokasi bunuh diri.

“Ya, betul. Korban meninggal karena pendarahan hebat. Leher depannya robek akibat alat gerinda,” jelasnya saat dikonfirmasi TangerangNews , Kamis (19/12/2019).

Warga Desa Ciririp Kabupaten Tegal itu pertama kali ditemukan tergelerak bersimbah darah di dalam sekretariat masjid oleh kakaknya yang juga buruh bangunan, Wawan, 32.

Deden menjelaskan peristiwa berawal saat korban bersama kakaknya setelah bersilaturahmi di kawasan Teluknaga datang ke Masjid Al-Hasaniyah untuk melangsungkan salat Isya.

“Saksi melakukan wudhu. Tetapi korban ke belakang (sekretariat masjid). Tiba-tiba saksi menemukan korban sudah tergeletak,” ungkapnya.

Wawan bersama warga sekitar sempat membawa korban ke klinik terdekat. Namun, nyawa korban tak dapat tertolong akibat luka gorokan di leher yang menggunakan gerinda.

Deden menyampaikan bahwa korban sudah ditangani oleh keluarganya. Sebab, pihak keluarga enggan melakukan autopsi terhadap korban karena peristiwa ini dianggap takdir.

Deden menambahkan bahwa pemicu korban melakukan bunuh diri karena sudah lama mengidap depresi dan sudah tiga hari mengalami sakit kepala.

“Karena depresi, sakit,” pungkas Deden.(RMI/HRU)

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

TANGSEL
75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:43

Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill