Hendak Edarkan 13 Paket Sabu, Pria di Sepatan Diciduk Polisi
Selasa, 23 Juni 2026 | 22:24
Unit Reskrim Polsek Sepatan berhasil mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Kebakaran menghanguskan sebagian rumah milik Rapiah. Nenek berusia 70 tahun hanya bisa pasrah saat sebagian besar bangunan rumahnya kini hanya tinggal puing-puing.
Kebakaran terjadi Kamis, (19/12/2019) sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu Rapiah sedang beristirahat di kamarnya. Ia lalu melihat kepulan asap di dalam rumahnya.
"Korban melihat kepulan asap dan api dari bagian atas rumah. Ia segera bergegas keluar rumah dan berteriak meminta tolong," ujar Kapolsek Kronjo, AKP Riyadi kepada TangerangNews, Jumat (20/12/2019).

Warga sekitar pun segera bergegas berusaha memadamkan api, namun si jago merah semakin berkobar menghanguskan bangunan permanen itu.
Satu unit armada pemadam kebakaran dari posko Kronjo tiba di lokasi, disusul dua unit armada pemadam kebakaran dari PLTU 3 Lontar. Petugas kemudian berjibaku menjinakkan api.
Selang satu jam kemudian, rumah yang terletak di Kampung Kronjo Pontang, RT 01/02, Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo itu berhasil dipadamkan.
"Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil yang ditaksir sekitar Rp150 juta," tambah Kapolsek.
Polisi masih menyelidiki pemicu kebakaran tersebut.
"Pemicunya masih dalam penyelidikan, kami belum bisa menyimpulkan," pungkasnya.(MRI/RGI)
Unit Reskrim Polsek Sepatan berhasil mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengajukan 50 ruas jalan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk tahun anggaran 2026.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews