Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNEWS.com-Kebakaran menghanguskan sebagian rumah milik Rapiah. Nenek berusia 70 tahun hanya bisa pasrah saat sebagian besar bangunan rumahnya kini hanya tinggal puing-puing.
Kebakaran terjadi Kamis, (19/12/2019) sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu Rapiah sedang beristirahat di kamarnya. Ia lalu melihat kepulan asap di dalam rumahnya.
"Korban melihat kepulan asap dan api dari bagian atas rumah. Ia segera bergegas keluar rumah dan berteriak meminta tolong," ujar Kapolsek Kronjo, AKP Riyadi kepada TangerangNews, Jumat (20/12/2019).

Warga sekitar pun segera bergegas berusaha memadamkan api, namun si jago merah semakin berkobar menghanguskan bangunan permanen itu.
Satu unit armada pemadam kebakaran dari posko Kronjo tiba di lokasi, disusul dua unit armada pemadam kebakaran dari PLTU 3 Lontar. Petugas kemudian berjibaku menjinakkan api.
Selang satu jam kemudian, rumah yang terletak di Kampung Kronjo Pontang, RT 01/02, Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo itu berhasil dipadamkan.
"Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil yang ditaksir sekitar Rp150 juta," tambah Kapolsek.
Polisi masih menyelidiki pemicu kebakaran tersebut.
"Pemicunya masih dalam penyelidikan, kami belum bisa menyimpulkan," pungkasnya.(MRI/RGI)
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menghadirkan solusi mobilitas bagi para penumpang yang terdampak penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, Minggu 5 September 2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) secara resmi mengeluarkan imbauan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar dari rumah bagi seluruh satuan pendidikan.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews