Connect With Us

Polisi Bekuk Rampok Sopir Truk di Tol Tangerang

Maya Sahurina | Rabu, 22 Januari 2020 | 16:37

Polresta Tangerang menggelar pengungkapan kasus perampokan sopir truk di Jalan Tol Jakarta-Merak KM 35, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. (TangerangNews / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tangerang berhasil menangkap dua tersangka perampokan sopir truk di Jalan Tol Jakarta-Merak KM 35, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, 8 Oktober 2019 lalu.

Pelaku perampokan itu berjumlah lima orang, namun polisi baru berhasil mengamankan RDG dan RIM. Keduanya ditangkap di waktu dan tempat berbeda setelah sempat buron.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menuturkan, tersangka yang pertama ditangkap adalah RDG  di Perumahan Citra Indah Cluster Bukit Pinus Blok Q pada 9 Oktober 2019. Sedangkan RIM berhasil dibekuk di Jalan Raya Ciledug, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, pada 13 Januari 2020.

Polresta Tangerang menggelar pengungkapan kasus perampokan sopir truk di Jalan Tol Jakarta-Merak KM 35, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Keduanya ditangkap karena polisi terbantu oleh rekaman CCTV. Dalam rekaman itu, mobil yang digunakan para tersangka sempat menabrak pintu tol Balaraja Timur karena panik dikejar korban dan diteriaki maling. Mereka kemudian keluar dari mobil dan melarikan diri.

Namun, mereka berhasil membawa lari dompet serta ponsel korban milik dua sopir truk.

"Berkat CCTV, kita bisa manfaatkan untuk mengungkapkan kasus ini. Gambarnya jelas, bisa terdata dengan baik," ujarnya Ade saat ungkap kasus tersebut di samping pintu tol Balaraja Barat, Rabu (22/1/2020).

Pelaku RDG melarikan diri ke daerah Jonggol, Bogor, Jawa Barat. Kemudian, petugas langsung bergerak ke Bogor, tanpa ada perlawanan, polisi berhasil mengamankan RDG.

Polresta Tangerang menggelar pengungkapan kasus perampokan sopir truk di Jalan Tol Jakarta-Merak KM 35, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

“Tiga bulan kemudian, kami mendapatkan informasi bahwa RIM berada di tempat tambal ban Ciledug, Kota Tangerang. RIM melakukan perlawanan, sehingga kami berikan timah panas yang terukur ke kaki sebelah kanan tersangka,” tambahnya.

Ade mengatakan, bahwa otak dari sindikat perampokan tersebut adalah RDG, adapun RIM berperan menodongkan pipa besi agar korban bisa menyerahkan barangnya. Kepolisian hingga saat ini masih melakukan pencarian ketiga orang pelaku lainnya.

“Mereka dijerat dengan pasal 365 KUHP yakni pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman maksimal hukuman 9 tahun,” pungkasnya.(RMI/HRU)

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Semarak HUT RI, HSB Investasi Trading Cup Tantang Trader Asah Strategi Finansial

Semarak HUT RI, HSB Investasi Trading Cup Tantang Trader Asah Strategi Finansial

Senin, 10 Agustus 2026 | 19:28

Dinamika pasar keuangan yang bergerak cepat menuntut para trader untuk terus meningkatkan kapasitas, baik dalam membaca peluang maupun mengendalikan risiko.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill