Connect With Us

4 Orang Positif Corona, Dinkes Kabupaten Tangerang: Jangan Panik!

Mohamad Romli | Rabu, 18 Maret 2020 | 23:13

Ilustrasi Virus Corona. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Hingga 17 Maret 2020, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, empat orang warga Kabupaten Tangerang dinyatakan positif terjangkit virus Corona (COVID-19).

"Namun sebenarnya dari empat orang itu, baru dua orang yang sudah ada hasil laboratoriumnya, sementara dua orang lagi belum kami terima," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Desriana kepada TangerangNew, Rabu (18/3/2020) malam.

Selain itu, terdapat juga 56 orang dalam pemantauan (ODP) dan sembilan orang pasien dalam pengawasan (PDP).

"Kalau PDP ini mereka yang memiliki riwayat perjalanan ke negara terjangkit Corona atau pernah kontak langsung dengan pasien yang positif Corona," jelasnya.

"Sementara, kalau DPD mereka yang datang memeriksakan diri karena memiliki keluhan batuk, pilek disertai sesak napas," sambungnya.

Berdasarkan data Dinkes Kabupaten Tangerang, dari 65 orang itu dua orang dinyatakan negatif, sementara tiga orang lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan.

"Pasien laki-laki ada 41 orang dan perempuan ada 24 orang," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

"Jangan panik, selalu cuci tangan pakai sabun di air mengalir, gunakan masker, dan jika sakit segera memeriksakan diri ke dokter," pungkasnya.(RMI/HRU)

TANGSEL
Tertinggi se-Banten, Harga Konstruksi di Tangsel 1,033 Kali Lebih Mahal dari Surabaya

Tertinggi se-Banten, Harga Konstruksi di Tangsel 1,033 Kali Lebih Mahal dari Surabaya

Jumat, 27 Februari 2026 | 14:41

Membangun bangunan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) rupanya membutuhkan kocek yang lebih besar dibandingkan wilayah lain di Provinsi Banten.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill