Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Dua anak dikabarkan tenggelam di sungai yang berlokasi di Jalan Raya Cadas-Rajeg, Kampung Teriti, RT 01/04, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Selasa (8/9/2020).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Satu korban belum ditemukan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Kosrudin, membenarkan peristiwa tersebut.
"Peristiwanya terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban sedang bermain layangan," katanya.
Dua korban masing-masing berinisial RA, 10, dan MS, 12. Keduanya sedang bermain layangan di pinggir sungai di kawasan tersebut.

"Sandal korban atas nama RA hanyut ke sungai, lalu korban langsung melompat ke air, ternyata korban tidak bisa berenang," terangnya menjelaskan kronologi peristiwa tersebut.
Melihat temannya tenggelam, korban MS pun berusaha menyelamatkan. Tapi, ternyata ia pun tidak bisa berenang.
"Keduanya pun tenggelam," kata Kosrudin.
Kemudian, anak-anak lainnya di lokasi segera meminta pertolongan kepada orang dewasa di sekitar lokasi. Seorang warga pun datang langsung berusaha menyelamatkan kedua anak tersebut.
"Warga tersebut langsung berusaha menolong kedua korban. Ia berhasil menemukan korban atas nama MS. Sementara korban atas nama RA tidak ditemukan," terangnya.
Setelah upaya pencarian mandiri tidak membuahkan hasil, warga kemudian menghubungi tim SAR. Personel yang diterjunkan ke lokasi, segera melakukan pencarian. Namun, hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan. (RMI/RAC)
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGSebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan evaluasi terhadap penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di TPA Rawa Kucing yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews