Connect With Us

2 Bocah Tenggelam di Sepatan, 1  Belum Ditemukan

Mohamad Romli | Selasa, 8 September 2020 | 19:31

Personel SAR sedang melakukan pencarian korban tenggelam di sungai, Kampung Teriti, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Selasa (8/9/2020) malam. (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Dua anak dikabarkan tenggelam di sungai yang berlokasi di Jalan Raya Cadas-Rajeg, Kampung Teriti,  RT 01/04, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Selasa (8/9/2020).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Satu korban belum ditemukan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Kosrudin, membenarkan peristiwa tersebut.

"Peristiwanya terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban sedang bermain layangan," katanya.

Dua korban masing-masing berinisial RA, 10, dan MS, 12. Keduanya sedang bermain layangan di pinggir sungai di kawasan tersebut.

Personel SAR sedang melakukan pencarian korban tenggelam di sungai, Kampung Teriti, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Selasa (8/9/2020) malam.

"Sandal korban atas nama RA hanyut ke sungai, lalu korban langsung melompat ke air, ternyata korban tidak bisa berenang," terangnya menjelaskan kronologi peristiwa tersebut.

Melihat temannya tenggelam, korban MS pun berusaha menyelamatkan. Tapi, ternyata ia pun tidak bisa berenang.

"Keduanya pun tenggelam," kata Kosrudin.

Kemudian, anak-anak lainnya di lokasi segera meminta pertolongan kepada orang dewasa di sekitar lokasi. Seorang warga pun datang langsung berusaha menyelamatkan kedua anak tersebut. 

"Warga tersebut langsung berusaha  menolong kedua korban. Ia berhasil menemukan korban atas nama MS. Sementara korban atas nama RA tidak ditemukan," terangnya.

Setelah upaya pencarian mandiri tidak membuahkan hasil, warga kemudian menghubungi tim SAR. Personel yang diterjunkan ke lokasi, segera melakukan pencarian. Namun, hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan. (RMI/RAC)

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill