Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Alif Iskandar, 25, buruh PT Satyamitra Kemas Lestari di Kawasan Industri Benua Lestari, Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang tewas kehabisan napas karena kecelakaan kerja.
Peristiwa tersebut dipicu tali tanda pengenal identitas (ID card) yang dikalungkannya di leher masuk ke dalam mesin produksi. Leher korban pun tercekik tali, hingga tewas akibat sulit bernapas.
Peristiwa tersebut pun menggempar karyawan dan manajemen pabrik yang memproduksi kemasan berbahan dasar kertas tersebut.
Informasi yang dihimpun, korban sempat tak sadar diri, kemudian dilarikan ke RS Ciputra Hospital. Namun, korban tidak dapat terselamatkan. Kasus kecelakaan kerja itu kini ditangani Polresta Tangerang.
Dikonfirmasi TangerangNews, Kapolsek Tigaraksa Kompol Sumaedi membenarkan peristiwa tersebut.
“Kejadiannya beberapa hari yang lalu, dan ditangani Polresta Tangerang,” ungkap Sumaedi, Sabtu (12/9/2020).
TangerangNews masih mencoba mendapatkan keterangan peristiwa itu dari Kasat Reskrim Polresta Tangerang Ivan Adhitra.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGProgram sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.
Menyambut hari jadinya yang ke-70 pada 16 Juli 2026, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) siap memanjakan para nasabahnya.
Banyak investor tertarik membeli aset crypto hanya karena melihat harga yang sedang naik. Padahal, keputusan investasi yang baik berdasarkan analisis fundamental.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews