Connect With Us

Kehabisan Napas Terlilit ID Card, Buruh Tewas di Tigaraksa

Mohamad Romli | Sabtu, 12 September 2020 | 19:11

Polisi memberikan garis police line di TKP meninggalnya buruh PT Satyamitra Kemas Lestari di Kawasan Industri Benua Lestari, Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Alif Iskandar, 25, buruh PT Satyamitra Kemas Lestari di Kawasan Industri Benua Lestari, Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang tewas kehabisan napas karena kecelakaan kerja.

Peristiwa tersebut dipicu tali tanda pengenal identitas (ID card) yang dikalungkannya di leher masuk ke dalam mesin produksi. Leher korban pun tercekik tali, hingga tewas akibat sulit bernapas.

Peristiwa tersebut pun menggempar karyawan dan manajemen pabrik yang memproduksi kemasan berbahan dasar kertas tersebut.

Informasi yang dihimpun, korban sempat tak sadar diri, kemudian dilarikan ke RS Ciputra Hospital. Namun, korban tidak dapat terselamatkan. Kasus kecelakaan kerja itu kini ditangani Polresta Tangerang.

Dikonfirmasi TangerangNews, Kapolsek Tigaraksa Kompol Sumaedi membenarkan peristiwa tersebut.

“Kejadiannya beberapa hari yang lalu, dan ditangani Polresta Tangerang,” ungkap Sumaedi, Sabtu (12/9/2020).

TangerangNews masih mencoba mendapatkan keterangan peristiwa itu dari Kasat Reskrim Polresta Tangerang Ivan Adhitra.(RMI/HRU)

NASIONAL
Warga Tangerang Ditemukan Tewas di Bawah Flyover BIM Padang, Ada Jeratan Tali di Leher

Warga Tangerang Ditemukan Tewas di Bawah Flyover BIM Padang, Ada Jeratan Tali di Leher

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:48

Warga di kawasan Kelurahan Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di bawah flyover Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu 8 Juli 2026, malam.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill